RADARSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam program Hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka menggelar sejumlah kegiatan pendidikan dan pemberdayaan lingkungan di SMPN 7 Surakarta selama Februari hingga Juni 2025 melalui program bertajuk “Optimalisasi Pendidikan di SMPN 7 Kota Surakarta melalui Media Pembelajaran Interaktif, Penumbuhan Karakter, serta Pemberdayaan Lingkungan Era Society 5.0”.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan mengajar, tetapi juga pengembangan inovasi media pembelajaran interaktif, pelatihan guru, peningkatan literasi, penumbuhan karakter, dan penguatan kesadaran lingkungan hidup berbasis SDGs.
Kegiatan Tim Hibah MBKM UNS SMPN 7 Kota Surakarta dibimbing oleh Dr. Budi Usodo M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan.
"Alasan kami memilih SMPN 7 Surakarta sebagai lokasi kegiatan program Hibah MBKM karena berdasarkan hasil observasi dan wawancara langsung dengan Kepala Sekolah pada awal Januari 2025, kami menemukan berbagai permasalahan yang cukup kompleks di sekolah tersebut," ungkap Febrian Tegar Purnomo selaku Ketua Tim MBKM UNS SMPN 7 Surakarta.
"Salah satu permasalahan utama adalah rendahnya motivasi belajar peserta didik akibat dominasi metode pembelajaran konvensional dan kurangnya media pembelajaran interaktif," lanjut dia.
"Tidak hanya itu, kami juga menyoroti rendahnya kesadaran peserta didik terhadap kebersihan lingkungan dan nilai-nilai karakter, yang terlihat dari kondisi Green House sekolah yang tidak terawat dan minimnya fasilitas lingkungan belajar yang inspiratif," terang Febrian.
"Karena itu, kami merasa bahwa SMPN 7 Surakarta adalah tempat yang tepat untuk kami berkontribusi langsung melalui program ini, agar bisa membawa perubahan positif melalui media pembelajaran interaktif, penumbuhan karakter, dan pemberdayaan lingkungan yang sejalan dengan semangat Era Society 5.0," tambahnya.
Sebagai upaya menjawab tantangan tersebut, mahasiswa mengembangkan media pembelajaran kreatif seperti Rumah Aljabar, Menara Pythagoras, Puzzle Garuda Ceria dan Teka Teki Silang Interaktif yang digunakan saat asistensi mengajar.
Media pembelajaran tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Sosialisasi Media Pembelajaran Nyata digelar pada 17 April 2025 di Perpustakaan SMPN 7 Surakarta yang diikuti oleh guru-guru Matematika dan PPKn.
Dalam kesempatan ini, mahasiswa juga memperkenalkan pendekatan interaktif yang aplikatif, termasuk media berbasis digital seperti Genially serta berdiskusi mengenai website dan fitur-fiturnya dalam memudahkan membuat media pembelajaran sebagai upaya menyelaraskan pendidikan dengan era digital.
Tak hanya itu, Workshop Media Pembelajaran Berbasis Maya juga dilaksanakan pada 20 Mei 2025, melibatkan guru dari seluruh mata pelajaran.
Workshop menghadirkan narasumber ahli yang memberikan pelatihan penggunaan platform digital, strategi pengajaran berbasis teknologi, serta pembuatan konten pembelajaran interaktif.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam peningkatan kapasitas guru menghadapi tuntutan pembelajaran digital masa kini.
Selain aspek akademik, tim juga menginisiasi program Sosialisasi Anti-Bullying untuk kader OSIS-MPK serta Edukasi Sadar Pajak Sejak Dini bagi siswa kelas 7 dan 8.
Dalam bidang literasi, mahasiswa membentuk Pojok Baca Sekolah yang saat ini tengah dalam tahap penataan.
Kepedulian sosial juga ditunjukkan melalui kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan siswa dalam Program Amal Ramadan dan Berbagi Sembako, yang bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan empati di lingkungan sekolah.
Kemudian dalam mendukung kepedulian lingkungan, mahasiswa pembekalan karakter kewarganegaraan lingkungan kepada siswa kader Adiwiyata dan menghidupkan kembali Greenhouse Sekolah.
Kegiatan ini dilanjutkan Sosialisasi “Pelajar Cinta Bumi” dan Lomba Poster Lingkungan untuk siswa kelas 7 pada 16 Juni 2025.
Kepala SMPN 7 Surakarta dalam sambutannya pada acara penarikan mahasiswa pada 23 Juni 2025 menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UNS.
Beliau juga menyampaikan ini merupakan pertama kalinya SMPN 7 Kota Surakarta menerima program Hibah MBKM.
Dengan adanya program-program yang telah dilaksanakan sekolah merasa sangat terbantu, seperti dalam pengembangan media dan kegiatan adiwiyata serta beberapa program sekolah yang mahasiswa turut membantu di dalamnya, seperti kegiatan amal dan bahkan mengawasi ujian atau mengoreksi soal.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDGs 16 (Kelembagaan yang Tangguh) melalui pendekatan kolaboratif antara mahasiswa dan sekolah.
Kegiatan ini dapat berjalan dengan baik karena adanya dukungan penuh dari Herni Budiati, S. Pd., M. Pd. selaku Kepala SMPN 7 Kota Surakarta serta bapak/ibu guru dan karyawan SMPN 7 Kota Surakarta dalam pelaksanaan program-program kerja mahasiswa.
Febrian berharap pengalaman ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk ikut terlibat aktif dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
“Lewat program ini, kita belajar langsung di lapangan, membangun portofolio nyata, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat. Ini pengalaman berharga yang tidak kita dapatkan di kelas,” jelasnya. (*)
Penulis:
Tim Hibah MBKM UNS SMPN 7 Kota Surakarta
Alfreda Anggraeni, Anindya Nabiilah Salwaa, Devira Hutna Putri, Febrian Tegar Purnomo, Febriyan Fajrin Pambudi, Muflich Sajidan Fairuza, Muhammad Nur Rochim, Syifa Nur Aqiilah Wijayanti, Dr. Budi Usodo M.Pd.
Editor : Tri wahyu Cahyono