Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Cegah Stunting dan Dukung Ketahanan Pangan, Mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta Tanam Pohon dan Sayuran Bergizi di Klaten

Syahaamah Fikria • Selasa, 15 Juli 2025 | 04:40 WIB
Mahasiswa KKN Kelompok 141 UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar aksi tanam pohon dan tanaman bergizi bersama warga di Desa Tanjung, Juwiring, Klaten.
Mahasiswa KKN Kelompok 141 UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar aksi tanam pohon dan tanaman bergizi bersama warga di Desa Tanjung, Juwiring, Klaten.

RADARSOLO.COM – Dalam upaya mendukung program nasional penurunan angka stunting, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 141 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menggelar aksi tanam pohon dan tanaman bergizi bersama warga Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.

Mengusung tema “Menanam Hari Ini, Menuai Gizi Esok Hari”, kegiatan ini berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan Kepala Desa Tanjung, perangkat desa, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, hingga pemuda-pemudi setempat.

Tanam Sayuran dan Buah Bernutrisi Tinggi

Jenis tanaman yang ditanam bukan sembarangan. Mahasiswa dan warga menanam sayuran kaya gizi seperti kelor, bayam, dan sawi, serta pohon buah-buahan seperti alpukat, kelengkeng, jeruk, dan sirsak.

Semua tanaman ini dipilih karena kaya zat besi, vitamin C, dan kalsium yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak.

“Penanaman ini bukan sekadar menanam, tapi juga bentuk edukasi soal pemenuhan gizi keluarga. Kami berharap ini menjadi kebiasaan yang terus dilanjutkan warga,” ungkap Ketua Pemuda RW 3 Desa Tanjung, Kak Yayan.

Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Stunting

Aksi tanam pohon ini tak hanya bertujuan menciptakan lingkungan hijau, tapi juga sebagai solusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta meyakini bahwa langkah kecil seperti menanam sayur di pekarangan bisa berdampak besar dalam pencegahan stunting.

“Ide ini bagus sekali, biasanya pekarangan desa cuma buat anak-anak main. Sekarang jadi bisa buat tanam sayur dan buah buat keluarga,” ujar Sri, salah satu warga yang ikut menanam.

 

Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat untuk Masa Depan Anak

Melalui pendekatan kolaboratif, kegiatan ini memperkuat kesadaran bersama bahwa persoalan gizi anak dan stunting bukan hanya urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

Mahasiswa KKN Kelompok 141 juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang fokus pada edukasi gizi, pemberdayaan masyarakat, dan aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Kami ingin masyarakat bisa mandiri dalam pemenuhan gizi, dimulai dari hal sederhana seperti memanfaatkan pekarangan rumah,” jelas salah satu perwakilan mahasiswa, Muhammad Iqbal Saputra.

Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menangani masalah stunting dari akar rumput.

Langkah kecil hari ini, menjadi investasi besar untuk kesehatan generasi masa depan. (*/ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#KKN #klaten #gizi #tanam pohon #juwiring #ketahanan pangan #sayuran #mahasiswa #Cegah Stunting #UIN Raden Mas Said