RADARSOLO.COM-Belimbing merupakan salah satu buah tropis yang melimpah di Indonesia dan belum banyak diolah menjadi produk baik makanan maupun minuman.
Belimbing memiliki rasa khas perpaduan asam dan manis yang cocok untuk membuat makanan penutup ataupun minuman segar.
Selain memiliki rasa khas tersebut, belimbing menyimpan banyak manfaat bagi Kesehatan terutama mencegah darah tinggi dan menurunkan kadar kolesterol darah.
Salah satu usaha pengolahan makanan dan minuman yaitu UKM Starvit di Jaten, Karanganyar merupakan salah satu UKM yang mengolah belimbing menjadi berbagai olahan makanan dan minuman seperti nastar dan manisan belimbing serta produk saribuah belimbing.
Pemilik UKM, Siti Nurrahma menjelaskan ketertarikannya pada buah belimbing selain karena manfaatnya juga karena aspek religi seperti bentuknya yang seperti Bintang bersudut 5 yang menyimbolkan rukun islam.
Siti Nurrahma sebagai pemilik UKM juga merupakan penggerak ibu-ibu di desa Jetis Wetan, Jaten, sehingga tidak hanya mengolah produk berbasis belimbing.
Dia juga menggerakkan warga untuk menanam belimbing, sehingga di wilayah ini pasokan belimbing melimpah.
Produk yang paling banyak disukai adalah saribuah belimbing.
Namun umur simpan produk ini tidak lama, serta ada permasalahan mengenai rasa buah belimbing pada produk sari buah menjadi tidak kuat setelah proses pemasakan.
Sehingga perlu penambahan bahan tambahan lain untuk mencirikan bahwa produk tersebut terbuat dari sari belimbing.
Permasalahan lain adalah kemasan yang masih menggunakan cup berbahan plastik dengan penutup sehingga jika disimpan beku dan akan dipasarkan tidak sesuai dengan konsep produk yang ready to drink (RTD).
Untuk menyelesaikan masalah tersebut, maka tim pengabdian masyarakat dari Riset Grup Food Safety and Biotechnology UNS menyarankan untuk mengganti konsep produk dengan mereformulasi dan perbaikan kemasan.
Konsep produk dari sari buah diubah menjadi es kucir sari belimbing dengan dua varian rasa yaitu sari belimbing dan rujak belimbing.
Kemasan digantikan dari cup diubah menjadi kemasan plastik PP untuk es kucir.
Dengan konsep produk baru ini diharapkan penjualan semakin meningkat dan menjadikan produk olahan belimbing ini menjadi ikon baru Kabupaten Karanganyar ke depannya. (*)
Editor : Tri wahyu Cahyono