RADARSOLO.COM – Sistem peminatan atau jurusan ilmu pengetahuan alam (IPA), ilmu pengetahuan sosial (IPS), dan bahasa di jenjang SMA kembali diberlakukan di Kota Solo. Sasarannya siswa kelas XI, dan akan diberlakukan pada tahun ajaran baru 2026/2027 mendatang.
Sebagai catatan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti berniat mengembalikan jurusan IPA, IPS, dan bahasa. Nanti, sistem ini akan diperkuat dengan peraturan menteri.
“Nanti ditunggu sampai peraturan menteri terbit. Ya karena peraturan menteri belum terbit, belum bisa tahun ini. Tapi sudah dibocorkan sedikit,” ungkap Mu'ti di kantornya, April lalu.
Kepala Seksi SMA/SLB Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah Edi Purwanto menambahkan, penerapan penjurusan akan dimulai bagi siswa yang saat ini duduk di kelas X.
“Pemberlakuannya nanti pas siswa kelas X tahun ini naik kelas XI. Baru nanti ada pembagian IPA, IPS, dan bahasa,” beber Edi.
Edi menegaskan, penjurusan tidak mengubah Kurikulum Merdeka yang sudah berjalan. Melainkan hanya penyesuaian teknis. “Sama seperti kurikulum dulu. Kurikulum Merdeka dengan penekanan pada deep learning,” jelasnya.
Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) Imam Sujadi memahami wacana menghidupkan kembali sistem peminatan. Dia menyebut perubahan ini dilandasi hasil evaluasi akademik terkait kesiapan lulusan SMA, terutama saat memasuki program studi tertentu di perguruan tinggi.
“Kalau siswa tidak punya dasar kuat sesuai bidang yang diinginkan, mereka akan kesulitan saat kuliah. Itu mungkin salah satu pertimbangan munculnya wacana ini,” bebernya.
Namun, Iamm mengingatkan kebijakan penghapusan jurusan di era Menteri Nadiem Makarim dulu didasari keinginan menghilangkan “kastanisasi” antarjurusan. Di mana siswa IPA dianggap lebih unggul dan punya peluang lebih luas dibanding siswa IPS dan Bahasa.
“Dulu kesannya IPA itu merajai. Lulusan IPA bisa ke mana saja, sedangkan IPS tidak,” ungkap Imam.
Saat ini, wacana tersebut masih dalam tahap kajian dan belum ditetapkan secara resmi. Namun jika disahkan, pembagian jurusan IPA, IPS, dan bahasa akan kembali mewarnai pendidikan SMA di Solo mulai tahun ajaran mendatang. (zia/fer)
Editor : fery ardi susanto