RADARSOLO.COM - Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Jogonalan, Klaten berkesempatan mengembangkan minat dan bakatnya pada dunia fotografi bersama media Jawa Pos Radar Solo.
Diwujudkan dengan pelatihan yang digelar sekali dalam seminggu sejak awal Agustus 2025.
Saat ini kelas fotografi tersebut sudah berlangsung selama tiga kali.
Para siswa mendapatkan materi fotografi langsung dari fotografer Jawa Pos Radar Solo Arief Budiman.
Mereka dibekali terkait dasar fotografi mengenai komposisi foto hingga bagaimana cara menyusun elemen sebelum melakukan pemotretan guna mendapatkan hasil yang terbaik.
“Terkait bagaimana kalau ada kompoisi garis, lalu terang dan gelap. Termasuk belajar dan mengenal mengenai pencahayaan. Apalagi ketika memotret itu tidak selalu menggunakan pencahyaan dari depan saja,” ujar Arief, Minggu (24/8/2025).
Lebih lanjut, Arief mengungkapkan, pengenalan dan pemberian pemahaman mengenai kompisisi foto menjadi materi awal yang perlu diberikan kepada siswa SMAN 1 Jogonalan. Sebelum melangkah pada Teknik fotografi.
“Harapannya melalui materi kami berikan ini menjadi para siswa yang awalnya tidak tahu komposisi foto menjadi paham. Dikarenakan memotret itu tidak boleh asal-asalan,” tambah Arief.
Pada pelatihan itu, Arief tidak memberikan materi teori saja. Tetapi juga meminta para siswa untuk melakukan pemotretan objek pada lingkungan sekolah.
Hingga akhirnya hasil foto diulas satu persatu dan terjadi dialog dengan para siswa sehingga menjadikan pelatihan fotografi lebih hidup.
Salah satu siswa SMA Negeri 1 Jogonalan yang mengikut kelas fotografi, Gusti Risky Nathaniela Raihanah, 16, mengaku tertarik mengikuti pelatihan tersebut karena gemar melakukan pemotretan dengan berbagai objek.
“Kalau Sukanya fotografi sudah sejak tahun kemarin karena lihat kakak yang suka edit foto. Ditambah kali ini ada kelas fotografi sehingga belajar komposisi. Meskipun saat ini saya masih menggunakan handphone untuk memotret,” ucap Gusti.
Dirinya pun berharap dengan mengikuti kelas fotografi bersama Jawa Pos Radar Solo menjadi lebih paham mengenai kompoisisi hingga teknik fotografi. Hingga mampu menghasilkan foto yang bagus.
Sementara itu, Wakil Kepala SMAN 1 Jogonalan Bidang Kesiswaan Sri Wahyuningsih menjelaskan pelatihan fotografi yang berkolaborasi dengan media Jawa Pos Radar Solo itu merupakan bagian dari kegiatan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja.
Yakni dana bantuan dari pemerintah yang diberikan kepada sekolah yang memiliki prestasi prestasi terbaik.
“Kebetulan beberapa siswa kami mendapatkan prestasi dalam FLS3N baik peringkat satu, dua dan tiga. Maka itu kami wahib untuk menyalurkan bakat atau pun minat siswa kami untuk mengembangkan kemampuannya di bidang non akademik. Ini juga sesuai dengan petunjuk bapak kepala sekolah kami Robertus Susanto,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan, jika sekolah tidak mengejar siswa terkait hal akademik saja.
Tetapi juga non akademik karena setiap siswa memiliki minat dan bakat di berbagai bidang yang perlu dikembangkan secara maksimal sehingga sekolah memfasilitasi. Salah satunya dengan menghadirkan kelas fotografi tersebut.(ren/adi)
Editor : Adi Pras