RADAR SOLO.COM– Club Astronomi Santri Assalaam (CASA) telah dibentuk sejak 2005 dan diresmikan pada 2015. Berlokasi di Mendungan, Pabelan, Kartasura, pondok ini menjadi pondok pertama yang memiliki Observatorium.
CASA semula adalah ekstrakurikuler pondok yang dapat diikuti oleh siswa SMA saja. Namun seiring perkembangannya, CASA telah menjadi badan organisasi resmi milik Pondok Pesantren Assalaam yang dapat diikuti oleh siswa jenjang SMP/MTS dan SMA.
Observatorium ini dibuat untuk memfasilitasi siswa dalam belajar Ilmu Falak. Setiap akhir bulan Hijriyah siswa diajak untuk melakukan rukyatul hilal dalam penentuan awal bulan Hijriyah.
"Di sini siswa kami ajarkan untuk menentukan waktu sholat, arah kiblat, rukyat hilal, dan pengamatan gerhana. Sering juga kita mengamati planet-planet Venus, Saturnus, atau galaksi nebula yang secara ibadah tidak ada hubungannya," Pengurus CASA Ratna Taufiq.
Dia juga mengungkapkan pada 2012 Pondok Assalam mendapatkan penghargaan NASA karena telah membantu penelitian sebagai partisipasi pengamatan Transit Venus.
Para santri juga mengabadikan pengamatan yang dilakukan dalam bentuk foto atau biasa disebut astrofotografi.
"Gambar-gambar ini kemudian kita pajang dalam pameran yang juga dapat dilihat di galeri sains dan kita unggah juga di Instagram Galeri CASA," imbuhnya saat ditemui di ruang kantor Observatorium.
Setiap tahunnya, CASA juga mengikuti berbagai kegiatan fenomena astronomi internasional salah satunya InOMN (International Observe the Moon Night).
"InOMN ini dilakukan untuk santri agar lebih mengenal tetangga kita, bulan. Kegiatan ini dilakukan setiap tahun serentak di September-Oktober," jelasnya.
Observatorium ini selain memfasilitasi santri untuk belajar ilmu falak, tetapi juga sebagai wadah bagi santri yang tertarik mempelajari astronomi.
Pusat astronomi Pondok Assalam ini menjadi salah satu program yang dibanggakan, selain melakukan pengamatan santri juga diajak untuk mengabadikan pengalamannya dalam bentuk artikel yang dibukukan setiap tahunnya.
"Kami berharap para santri bisa melakukan penelitian astronomi yang lebih berkembang lagi dan pengurus CASA nantinya dapat menyalurkan ilmu yang mereka pelajari di sini," ungkapnya. (alf/nik)
Editor : Niko auglandy