RADARSOLO.COM - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai mendistribusikan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Pintar (smartboard) ke satuan-satuan pendidikan di semua jenjang pendidikan.
Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah diamanatkan untuk melakukan percepatan pelaksanaan Program Digitalisasi Pembelajaran.
Dilansir dari kemdikdasmen.go.id, sebanyak 288 ribu lebih satuan pendidikan di seluruh Indonesia akan memperoleh smartboard tersebut.
Salah satu penerima smart board yaitu SMKN 1 Sambi, Boyolali.
Kepala SMKN 1 Sambi mengungkapkan, pihaknya telah menerima bantuan smart board sejak tahun lalu dan mulai aktif digunakan pada setiap mata pelajaran.
"Smart board ini sangat membantu guru dalam metode pembelajaran. Apalagi anak-anak sekarang lebih antusias belajar dengan adanya smart board ini," ungkapnya.
Di sekolahnya, penggunaan perangkat IFP ini menjadi sarana pembelajaran yang memudahkan siswa dalam memahami materi.
Siti mengungkapkan, setiap kelas di SMKN 1 Sambi secara bergiliran menggunakan perangkat ini.
"Karena baru satu yang dikirim, jadi kita mengupayakan setiap siswa bisa merasakan pembelajaran digital dengan smart board ini. Di sekolah kita terbatas ruang kelasnya, jadi smart board ini ditempatkan di lantai bawah dengan ruang yang cukup besar," paparnya, Jumat (31/10).
34 Sekolah di Solo Terima Smart Board
Sementara itu, Plt Cabang Wilayah Pendidikan VII Agung Wijayanto mengungkapkan, sudah ada beberapa SMK di Solo yang mempunyai smart board.
Menurut data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, ada 34 sekolah penerima smart board di Solo.
"Pada tahap ini, distribusi smart panel menjadi salah satu upaya pemerintah dalam percepatan pembelajaran digital. Proses digitalisasi ini yang diharapkan nantinya akan memudahkan guru dan siswa untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif dan kreatif," jelas Agung. (alf)
Editor : Tri wahyu Cahyono