Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

PISN Kemendiktisaintek 2025 dari ISI Surakarta Kenalkan Kolaborasi Wayang dan Animasi

Niko auglandy • Sabtu, 15 November 2025 | 02:53 WIB
ILMU BARU: SD Muhammadiyah I Ketelan, Surakarta mengikuti pembelajaran tentang wayang.   
ILMU BARU: SD Muhammadiyah I Ketelan, Surakarta mengikuti pembelajaran tentang wayang.  

RADARSOLO.COM – Kegiatan kreatif bertajuk Kelas Inspirasi digelar di ruang kelas 6C SD Muhammadiyah I Ketelan, Surakarta, Jumat (14/11/2025). Para siswa tidak hanya menyimak penayangan wayang animasi, tetapi juga diajak langsung mengenal dan memainkan wayang kulit. Puluhan siswa setempat mendapatkan pengalaman berbeda dalam pembelajarannya.

Sesi pertama disampaikan oleh Basnendar Herry Prilosadoso, yang memberikan wawasan mengenai kolaborasi wayang dan animasi. Dia menjelaskan bagaimana karakter-karakter wayang dapat dikembangkan menjadi karya animasi modern. Para siswa juga diajak menonton video animasi dari potongan cerita Babad Alas Wanamarta.

Pemateri berikutnya, Tri Haryoko dari Sanggar Omah Wayang Mas Kamto, membuka sesi dengan mengajak anak-anak menyanyikan tembang dolanan Menthog-Menthog dan Cublak-Cublak Suweng.

Dia kemudian memperkenalkan unsur-unsur dalam wayang kulit menggunakan tokoh Punakawan sebagai pengantar. Mulai dari gapit, tudhing, hingga berbagai ornamen tatah sungging, semuanya diperlihatkan dengan cara yang menarik dan komunikatif.

Kegiatan yang ini semakin meriah ketika seluruh siswa diberikan wayang untuk dipegang dan diperagakan. Pengalaman tersebut menjadi hal baru bagi banyak anak, termasuk Baskarabumi Haidar Alif Jadaa, yang tampak antusias memainkan tokoh Gareng.

“Asyik juga bisa memainkan wayang,” ujarnya.

UNIK: ISI Surakarta memberikan materi kolaborasi wayang dan animasi
UNIK: ISI Surakarta memberikan materi kolaborasi wayang dan animasi

Suasana semakin hidup saat sesi kuis dimulai, berisi pertanyaan seputar unsur-unsur wayang dan nama tokoh-tokohnya. Antusiasme siswa membuat Kelas Inspirasi berlangsung meriah dan penuh gelak tawa.

Basnendar menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Inovatif Seni Nusantara (PISN) Kemendiktisaintek 2025 dari ISI Surakarta, bertajuk Optimalisasi Seni Tradisi Wayang Kulit melalui Pertunjukan Kolaborasi Animasi dan Media Promosi Berbasis Multimedia. Pelaksanaan kegiatan juga turut dibantu oleh tim mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta.

Sementara itu, wali kelas 6C Imam Prayitno mengaku, para siswa sangat tertarik dengan materi yang disampaikan.

“Mereka mendengarkan dengan seksama sambil melihat video animasi wayang yang diproyeksikan di layar monitor,” ujarnya.

Imam menambahkan, kelas inspirasi ini tidak hanya membuat siswa lebih mengenal budaya wayang, tetapi juga meningkatkan kreativitas mereka untuk sekarang maupun masa depan.

Salah satu orang tua murid, Aulia Henny S. turut mengapresiasi kegiatan ini. Dia merasa Kelas Inspirasi dapat memperkaya literasi budaya sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.

“Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan rasa hormat terhadap warisan leluhur,” ujar orang tua dari Arsenio Jabriel P. (nik)

Editor : Niko auglandy
#isi surakarta #animasi #wayang