Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ratusan Kursi Kasek SMA Dan SMK di Jateng Kosong, Sementara Diisi Plt dan Kebijakan Rotasi

Alfida Nurcholisah • Jumat, 21 November 2025 | 01:36 WIB
Murid SMA saat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Murid SMA saat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.

RADARSOLO.COM – Wacana enam hari sekolah yang dicanangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah mulai sementer depan, berdampak pada rotasi masal guru dan kepala sekolah (kasek). Tercatat 223 kasek jenjang SMA/SMK dan SLB terdampak rotasi. Di satu sisi, 134 jabatan kasek sementara masih kosong.

Kepala Disdikbud Jateng Sadimin menjelaskan, rotasi masal kasek baru dimulai 10 November lalu. Rotasi ini untuk mendekatkan kasek dengan domisili masing-masing.

“Pemindahan tugas kepala sekolah kami lakukan supaya lebih dekat dengan domisili. Banyak yang dekat, ada juga yang agak jauh. Tergantung formasi yang ada,” ungkap Sadimin, Kamis (20/11).

Kendala yang dihadapi selama rotasi, lanjut Sadimin, yakni keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Tercatat masih ada 134 SMA/SMK dan SLB yang belum memiliki kasek. Sementara ini jabatan diisi pelaksana tugas (Plt).

“Ke depannya, dimungkinkan masih ada perpindahan lagi. Termasuk untuk menempati yang masih kosong karena belum ada kepala sekolah definitif,” imbuhnya.

Salah seorang kasek yang terdapak rotasi, yakni Munarso. Per 10 November, eks kepala SMAN 6 Solo ini dirotasi ke SMAN Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Munarso sempat terkejut saat namanya tercantum dalam rotasi. Ia mengaku jarak tempuh dari rumahnya di Desa Gentan, Baki, Sukoharjo menuju SMAN Karangpandan butuh waktu lebih dari satu jam.

“Saya tidak tahu apa alasannya, padahal sudah delapan tahun menjabat kepala sekolah. Dua setengah tahun lagi pensiun, harusnya dipindah ke sekolah yang dekat rumah. Tapi sekarang malah dipindah jauh dari rumah,” ujar Munarso yang pernah jadi Plt kepala SMAN 1 dan SMAN 7 Solo ini.

Meski sedikit kecewa, Munarso siap menjalankan tugas barunya. Namun, dia mengingatkan agar rotasi diberlakukan dengan pertimbangan matang.

“Memang harus patuh di mana pun ditempatkan. Namun harus ada pertimbangan dari sisi jasa, perjuangan, dan prestasi. Jangan sembarang rotasi,” bebernya. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#sekolah enam hari #disdikbud jateng #rotasi kepala sekolah disdikbud jateng #rotasi kasek disdikbud jateng #enam hari sekolah