RADARSOLO.COM – Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar workshop series bagi guru biologi se Solo Raya dan 20 peserta luar daerah lainnya, belum lama ini. Materi yang diberikan berupa praktik ekstraksi DNA, dipandu Triastuti Rahayu, Erma Musbita Tyastuti, dan Yasir Sidiq.
Sebagai catatan, ekstraksi DNA merupakan proses isolasi DNA dari komponen luar seperti protein dan membran. Tujuannya untuk penelitian genetik, diagnostik penyakit, hingga rekayasa genetika.
Selama workshop, peserta mendapat materi praktik ekstraksi DNA sederhana menggunakan buah dan tauge. Penggunaan alat serta bahan sederhana ini diharapkan memperkaya variasi praktikum bagi siswa.
Selain itu, para guru biologi juga menerima materi pengayaan elektroforesis dan polymerase chain reaction (PCR). Meski praktik dengan kedua teknik tersebut membutuhkan peralatan laboratorium yang tidak umum di sekolah, Triastuti Rahayu ingin guru-guru mendapatkan akses belajar
“Materi 2 dan 3 (PCR dan Elektroforesis) seperti pengayaan bagi bapak dan ibu guru. Supaya nanti kalau paham dengan materi DNA, saat mengajar ke siswanya akan lebih mudah,” imbuhnya.
Rangkaian workshop series ini direncanakan berlangsung lima kali. Meliputi pedagogik, penyusunan perangkat pembelajaran, coding, dan materi lainnya.
Sementara itu peserta asal Madiun, Jawa Timur Sahasika Sean Putra mengaku mendapat wawasan baru dari workshop ini.
“Ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai guru biologi di sekolah, untuk menambah wawasan sekaligus update ilmu yang nanti bisa disampaikan kepada siswa,” ujarnya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto