RADARSOLO.COM- Afif Ari Wibowo selaku ketua tim pengabdian masyarakat (PKM) dari Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerja sama dengan Joko Tri Waluyo selaku Ketua TPS 3R Randu Alas, telah sukses melaksanakan kegiatan pelatihan di Wilayah Candi Lama, Sardonoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kegiatan bertajuk “Pelatihan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Hidrometeorologi” ini berlangsung di pendopo Al-Yamin Liyatama.
Acara ini dihadiri kurang lebih 60 warga desa, terdiri dari Pelanggan TPS 3R Randu Alas, Bank Sampah, perangkat desa, dan perwakilan dari beberapa dusun.
Afif menyatakan bahwa acara seperti ini sangat penting, terlebih di daerah hulu DAS seperti wilayah Candi Lama.
Penanganan sampah yang baik di wilayah hulu akan mengurangi kemungkinan banjir di daerah Kota Yogyakarta dan daerah hilir Bantul.
Hal-hal kecil seperti memilah sampah antara organik, anorganik, dan residu akan memudahkan TPS dalam mengelolanya serta meminimalisir sampai masuk ke lingkungan tanpa terkontrol.
Melalui proram ini Afif juga turut membagikan paket tempat sampah tiga jenis yang dibagikan kepada warga.
Tim PkM turut mengundang dua pemateri, masing-masing adalah Annisa Trisnia Sasmi, dosen fakultas Geografi UMS dan juga Hijrah Purnama Putra, dosen Prodi Teknik Lingkungan UII.
Annisa menyoroti tentang pentingnya pengolahan sampah untuk mengurangi risiko bencana banjir.
“Sampah yang menyumbat drainase merupakan faktor amplifikasi bencana. Pengelolaan yang baik di tingkat hulu, akan sangat krusial untuk melindungi wilayah hilir,” ujarnya Selasa (25/11/2025).
Sedangkan Hijrah mendemontrasikan cara ,mudah mengelola sampah. Ia menjelaskan langkah-lamgkah memilah dan mengubah sampah menjadi kompos berkualitas, dengan metode yang telah ia terapkan sejak 2010.
“Tak hanya masa depan yang perlu direncanakan, pemilahan sampah juga perlu direncanakan agar ia punya masa depan,” terangnya.
Kemudian acara berlanjut pada tahap Sharing session, tampak antusiasme warga terlebih ketika Tujono, selaku wakil ketua TPS 3R Randu Alas berbagi pengalaman dalam mengoperasikan fasilitas pengolahan sampah berbasis komunitas.
Ia mengapresiasi acara serta partisipasi masyarakat karna ikut peduli dengan permasalahan sampah.
Di sela-sela sharing session, turut angkat suara Fauzi Mizan Prabowo, dosen Arsitektur UMS.
Ia berpendapat bahwa desain layout TPS harus lebih matang perencanaanya, supaya fungsi TPS dapat berjalan dengan optimal dan maksimal.
Salah satu warga yang mengikuti acara tampak sangat antusias dengan berbagi pengalamannya dalam mengelolah sampah.
Warga tampak aktif bertanya dan berdiskusi mengenai solusi masalah sampah disana.
Melalui pendekatan edukasi yang partisipatif dan melibatkan akademisi, praktisi, serta pelaku lapangan, diharapkan dapat tercipta model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berkontribusi signifikan terhadap upaya pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana hidrometeorologi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (*)
Editor : Tri wahyu Cahyono