RADARSOLO.COM - Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali mendatangi sekolah-sekolah SMA/SMK Solo Raya dalam acara sosialisasi kampus seni dan pelatihan literasi.
Kali ini ISI Surakarta mendatangi SMKN 1 Sambirejo Sragen dalam acara Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) gabungan organisasi Pramuka, PKS, PMR, dan OSIS. Kegiatan ini diikuti oleh 192 siswa di Rumah Revolusi Mental (WCS) Karanganyar, Kamis (4/12).
Ayo Kuliah Seni menjadi jargon yang dibawa ISI Surakarta dalam acara ini. Dipandu oleh mahasiswa Prodi Etnomusikologi Aji Ramadhan dan dosen Pedalangan FSP ISI Surakarta Seruni Widawati. Keduanya menjelaskan berbagai program studi di ISI Surakarta.
Menariknya, sosialisasi semakin meriah dengan hadirnya beberapa penampilan. Mulai dari pembacaan puisi tentang praktisi seni, penampilan wayang sederhana tentang anoman, hingga penampilan Tari Lengger.
Salah seorang mahasiswa semester 5 Program Studi Teater ISI Surakarta Yefta Allen Nugroho mengungkapkan, pengalamannya selama kuliah.
"Kuliah di ISI Surakarta asyik dan sangat membentuk karakter, terutama di Prodi Teater yang membantu saya dalam meningkatkan kepercayaan diri," ungkapnya.
Kreasi seni yang ditampilkan menjadi daya tarik bagi para siswa. Salah satunya dirasakan oleh siswa kelas XII Chika Nabela. Dia mengakui, dia mulai tertarik untuk melanjutkan pendidikan di ISI Surakarta.
"Pemaparan kampus ISI Surakarta tadi menurutku sangat meningkatkan minat teman-teman untuk melanjutkan pendidikan. Karena aku dari jurusan Desain Produksi Busana, jadi aku tertarik melanjutkan pendidikan di ISI Surakarta, khususnya Prodi Mode Batik," jelasnya.
Tidak hanya dikenakan dengan seni, para siswa juga turut diedukasi dengan pelatihan jurnalistik bersama Jawa Pos Radar Solo.
Wakil Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Solo Tri Wahyu Cahyono dalam pemaparan materinya mengimbau para siswa untuk bijak bersosial media.
Banjir informasi saat ini menurutnya menjadi tantangan bagi para siswa untuk lebih kritis dalam menerima informasi.
"Dengan banyak membaca kalian akan jadi lebih kritis, tidak hanya mengikuti arus. Seorang wartawan itu harus peka melihat sesuatu yang ada di lapangan," ujarnya saat penyampaian materi.
Lebih lanjut dia juga mengajak para siswa dialog interaktif sebagai representasi wawancara dengan narasumber. Para siswa pun terlihat antusias dengan menjawab beberapa pertanyaan yang terlempar.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan jurnalistik ini disambut baik oleh Kepala SMKN 1 Sambirejo Siti Nurjanah.
"Saya sangat mengapresiasi ISI Surakarta dan Jawa Pos Radar Solo yang turut mengisi acara LDK di sekolah kami. Kami harap melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan karakter kepemimpinan siswa dengan jiwa yang hebat, tanggungjawab, dan berintegritas," ujarnya.
Selain itu dia juga berharap para siswa tidak hanya mampu mendengarkan, tapi juga mampu menulis, dan mengasah kemampuan di bidang seni budaya. (alf/nik)
Editor : Niko auglandy