SOLO, Radar Solo – Kepedulian diwujudkan siswa SD Muhammadiyah 24 Solo terhadap korban banjir Aceh dengan salat gaib di halaman sekolah setempat, Senin (8/12). Ibadah diikuti 240 siswa dan 20 tenaga pendidik. Dilanjutkan penggalangan dana untuk korban banjir.
Kepala SD Muhammadiyah 24 Solo Gatot Suhirman menjelaskan, kegiatan ini bentuk empati dan kepedulian terhadap para korban terdampak banjir. Uang saku yang disisihkan siswa untuk donasi, akan disalurkan melalui Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo dan LazisMu.
“Salat gaib setelah salat Dhuha, untuk mendoakan para korban banjir yang meninggal di Aceh dan sekitarnya. Dilanjutkan penggalangan donasi dengan menyisihkan uang saku anak-anak,” jelas Gatot.
Gatot mengaku ada tiga tujuan utama dalam kegiatan ini. Selain mendoakan para korban bencana, juga mengedukasi siswa terhadap salat gaib. Sekaligus menumbuhkan rasa peduli dan empati sejak dini. Terkait donasi, sesuai surat edaran dari PDM Solo dan LazisMu.
“Penggalangan dana ini untuk melatih kebiasaan berbagi kepada orang yang membutuhkan. Setelah terkumpul, LazisMu akan ke sini untuk menghimpun donasi,” imbuhnya.
Selain itu, masih ada donasi yang terkumpul dari orang tua siswa. “Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan rasa empati dalam diri anak-anak. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban,” beber Gatot. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto