Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Peringati Dies Natalis ke-63, Universitas Brawijaya Gelar Public and Business Leader Forum Bahas Tantangan Indonesia 2026

Syahaamah Fikria • Minggu, 14 Desember 2025 | 02:11 WIB
Universitas Brawijaya (UB) menggelar forum strategis bertajuk “Public and Business Leader Forum: 2026 Outlook & Challenges”.
Universitas Brawijaya (UB) menggelar forum strategis bertajuk “Public and Business Leader Forum: 2026 Outlook & Challenges”.

RADARSOLO.COM - Memperingati Dies Natalis ke-63, Universitas Brawijaya (UB) menggelar forum strategis bertajuk “Public and Business Leader Forum: 2026 Outlook & Challenges”.

Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Pan Pacific, Jakarta, dan menjadi ruang dialog lintas sektor yang mempertemukan pemimpin pemerintahan, pelaku bisnis nasional, serta akademisi untuk membahas arah dan tantangan Indonesia menjelang tahun 2026.

Forum ini menegaskan komitmen Universitas Brawijaya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mendorong diskursus strategis serta berkontribusi nyata dalam perumusan kebijakan publik dan penguatan daya saing bangsa di tengah dinamika global.

Kegiatan diawali dengan laporan dari Dr Drs Fadillah Amin, MAP, PhD, selaku Ketua Pelaksana sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya.

Dalam laporannya, Fadillah menegaskan bahwa forum ini bertujuan memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha dalam merespons tantangan global sekaligus membangun Indonesia yang lebih adaptif dan kompetitif.

Acara secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo, SSi, MSi, PhD, MedSc.

Dalam sambutannya, Prof Widodo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi perubahan global yang semakin cepat.

Ia juga menegaskan peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi dan penghasil pengetahuan yang harus hadir menjawab kebutuhan publik dan negara.

Forum kemudian dilanjutkan dengan paparan utama dari Bhimo Aryanto, SE, MM, selaku Senior Director Business Performances & Asset Optimization PT Danantara.

Bhimo menyoroti pentingnya kolaborasi multisektor, baik antara sektor publik maupun bisnis, sebagai kunci dalam menghadapi ketidakpastian global dan menciptakan solusi yang inovatif serta berkelanjutan.

Diskusi dipandu oleh Maya Karim, anchor TVRI, yang berhasil menghadirkan suasana dialog yang interaktif, komunikatif, dan terarah.

Tak heran, setiap isu strategis dapat dibahas secara mendalam namun tetap mudah dipahami.

Forum ini semakin kaya dengan kehadiran sejumlah panelis dari institusi strategis nasional, antara lain:

1. Andre Simangungsong, SE, MAF – Kepala Mandiri Institute

2. Hana Timoti, ST, MT – Senior Vice President Technology Innovation and Implementation PT Pertamina

3. Agus Riyanto, ST, MT – Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

4. Prof Dr MR Khoirul Muluk, MSi – Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi UB sekaligus Presiden IAPA

Universitas Brawijaya tegaskan posisinya sebagai mitra strategis negara dan dunia usaha.
Universitas Brawijaya tegaskan posisinya sebagai mitra strategis negara dan dunia usaha.

Para panelis mengulas berbagai isu krusial, mulai dari ketahanan ekonomi nasional, transformasi energi, penguatan sistem manajemen kebencanaan, hingga peran institusi publik dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif.

Mengingat Indonesia merupakan negara rawan bencana, forum ini juga menekankan pentingnya solusi alternatif serta penguatan sinergi antarlembaga.

Baik itu dari sektor publik maupun dunia usaha, guna meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respons terhadap potensi bencana.

Diskusi berlangsung dinamis dan komprehensif, memberikan gambaran yang jelas mengenai tantangan sekaligus peluang strategis yang akan dihadapi Indonesia pada 2026.

Melalui forum ini, Universitas Brawijaya kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis negara dan dunia usaha.

Peringatan Dies Natalis ke-63 tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan institusi.

Melainkan juga wujud komitmen UB untuk terus menghadirkan kontribusi nyata melalui riset, inovasi, dan dialog kebijakan yang konstruktif demi mewujudkan Indonesia yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#tantangan indonesia #Forum #ub #pendidikan tinggi #Universitas Brawijaya #dies natalis ke 63