RADARSOLO.COM – Tidak semua proyek rekonstruksi sekolah di Solo berjalan mulus. Buntut molornya penyelesaian, satu kontraktor diputus kontraknya. Sedangkan dua proyek sekolah lainnya selesai sesuai target.
Proyek yang diputus terkait pembangunan masjid di kompleks SMPN 5 Solo. Secara fisik, bangunan masjid sudah bisa digunakan. Namun pengerjaan finishing belum kelar hingga batas akhir kontrak kerja.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo Dwi Ariyatno menjelaskan, kontraktor proyek SMPN 5 dinilai abai akan instruksi percepatan penyelesaian. Imbauan agar tenaga kerja ditambah, hingga percepatan penyediaan material tidak dijalankan secara optimal.
“Bangunan tambahan untuk fungsi tempat ibadah ini sebenarnya sudah bisa digunakan. Tetapi finishing-nya belum selesai. Sampai batas akhir kontrak, pengerjaan yang diharapkan tidak tercapai,” jelas Dwi, Rabu (24/12).
Opsi paling memungkinkan, lanjut Dwi, yakni pemutusan kontrak dengan konsekuensi pembayaran denda serta pelaporan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Terkait penyelesaian bangunan masjid, akan diusulkan kembali di tahun anggaran selanjutnya.
“Saat ini pengerjaan ditutup pada tahap peningkatan daya listrik. Ke depan, penyelesaian lanjutan akan diusulkan lagi agar bangunan masjid benar-benar tuntas,” beber Dwi.
Di sisi lain, proyek konstruksi SMPN 22 dan SMPN 13 Solo selesai tepat waktu. Secara umum menurut data layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kota Solo, proyek konstruksi Rp 4,2 miliar di SMPN 22 dijadwalkan selesai Senin (22/12).
Termasuk penambahan daya listrik untuk SMPN 22 dan SMPN 13. Sudah tuntas sejak Jumat (13/12) dan sesuai kebutuhan, yakni tiga fasa.
“Proyek SMPN 22 dan SMPN 13 sudah selesai dan bisa difungsikan sepenuhnya. PLN juga sudah menambah daya masing-masing sekolah sebesar tiga fasa. Jadi kini tidak ada lagi kendala operasional,” beber Dwi.
Sementara itu, Manajer UP3 PLN Kota Solo Munawir Hakim mengaku penambahan daya di SMPN 22 dan SMPN 13 telah selesai. Daya listrik ditambah sesuai permohonan awal, yakni tiga fasa.
“Kami pasang sesuai dengan permohonan awal. Terkait kendala teknis kemarin, kami carikan kabel dan trafo dari unit lain. Alhamdulillah bisa selesai tepat waktu,” jelasnya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto