Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

‎2.050 Mahasiswa UNS Diterjunkan KKN ke 9 Provinsi, Turun ke Desa Selama 45 Hari

Alfida Nurcholisah • Rabu, 7 Januari 2026 | 20:28 WIB
KHIDMAT: Pelepasan ribuan peserta KKN tersebut digelar di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS, Selasa (6/1).
KHIDMAT: Pelepasan ribuan peserta KKN tersebut digelar di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS, Selasa (6/1).

‎RADARSOLO.COM - Sebanyak 2.050 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Periode Januari–Februari 2026. Pelepasan ribuan peserta KKN tersebut digelar di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS, Selasa (6/1).

‎Para mahasiswa akan menjalankan pengabdian kepada masyarakat selama 45 hari, terhitung mulai 6 Januari hingga 19 Februari 2026. Mereka terbagi ke dalam 185 kelompok yang disebar di 165 desa dan kelurahan, mencakup 85 kecamatan, 33 kabupaten, dan 9 provinsi di Indonesia.

‎Wilayah pelaksanaan KKN meliputi berbagai daerah, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi Tenggara.

‎Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNS, Dody Ariawan, menyampaikan bahwa KKN Tematik kali ini didampingi oleh 73 dosen pembimbing lapangan. Program KKN dirancang dengan prinsip edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat agar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

‎“KKN ini diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat sesuai dengan potensi dan kebutuhan lokal,” ujarnya.

‎Dalam pelaksanaannya, KKN Tematik UNS mengusung sejumlah tema strategis, di antaranya ketahanan pangan, pertanian terpadu, pemberdayaan masyarakat berbasis SDGs, pengembangan UMKM, penguatan kelembagaan desa, hingga desa siaga bencana. Tercatat, 93 kelompok menjalankan KKN Tematik Kemitraan, baik di dalam maupun di luar Pulau Jawa.

‎Selain itu, UNS juga menjalin kolaborasi lintas perguruan tinggi dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang melibatkan 27 mahasiswa. Seluruh program KKN tersebut diselaraskan dengan program pemerintah dan target pembangunan berkelanjutan.

‎Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Menteri Koperasi RI Ahmad Zabadi mendorong mahasiswa untuk berperan aktif mendukung penguatan koperasi desa melalui program Koperasi Merah Putih.

‎“Mahasiswa diharapkan mampu mendampingi UMKM, mendorong inovasi, serta membantu digitalisasi koperasi di desa,” harapnya.

‎Sementara itu, Rektor UNS Hartono berharap kolaborasi yang terbangun melalui KKN Tematik ini mampu mendorong tata kelola BUMDes yang profesional, memperkuat koperasi sebagai guru ekonomi desa, serta meningkatkan usaha kolektif masyarakat. (alf/nik)

Editor : Niko auglandy
#KKN #uns #umkm #mahasiswa