RADARSOLO.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) melalui tahap sosialisasi kepada para kepala sekolah. Dari hasil pemetaan awal, hampir seluruh sekolah telah memiliki perangkat pendukung berupa komputer atau laptop, meskipun jumlahnya masih terbatas.
Kepala Disdik Kota Solo Dwi Aryanto mengatakan, keterbatasan perangkat tersebut akan diantisipasi dengan sistem pelaksanaan TKA secara bertahap. Dalam satu hari, TKA direncanakan dapat dilaksanakan dalam dua hingga tiga sesi, menyesuaikan jumlah peserta dan ketersediaan alat di masing-masing sekolah.
“Kami buat beberapa sesi nantinya, menyesuaikan jumlah peserta dan alat yang tersedia,” ujarnya, belum lama ini.
Dwi menambahkan, pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP direncanakan mulai April mendatang. Secara umum, masing-masing satuan pendidikan telah menyatakan kesiapan fasilitas pendukung untuk pelaksanaan tes tersebut.
Sementara itu, Kasi Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Solo Murti Pangarso menyampaikan, pihaknya telah melakukan sosialisasi teknis kepada seluruh kepala sekolah dasar. Berdasarkan hasil pendataan, seluruh SD di Kota Solo telah memiliki perangkat pendukung, meski dalam jumlah yang bervariasi.
Murti menegaskan, pelaksanaan TKA bersifat imbauan dan tidak bersifat wajib. Meski demikian, dinas pendidikan tetap mendorong sekolah untuk mengikuti seluruh tahapan yang telah disiapkan sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.
“Di tingkat sekolah dasar, TKA menjadi salah satu unsur pendukung dalam jalur prestasi, meskipun bukan satu-satunya penentu,” imbuhnya.
Saat ini, persiapan juga difokuskan pada kesiapan kepala sekolah dan tenaga pendidik.
"Untuk pelaksanaan di daerah, masing-masing kecamatan telah menyusun bank soal TKA yang digunakan sebagai bahan pelatihan. Bobot dan tingkat kesulitan soal disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Jenjang SD, mata pelajaran yang diujikan meliputi Matematika dan Bahasa Indonesia dengan soal yang menuntut kemampuan analisis serta alur berpikir panjang," ungkap Murti.
Terkait jumlah soal, Murti menyampaikan hingga kini masih menunggu ketentuan final dari pusat. Namun, pada tahap awal, setiap kecamatan telah menyusun masing-masing 30 soal per mata pelajaran.
Adapun proses pendaftaran TKA masih menunggu kebijakan lebih lanjut. Meski belum dibuka, dinas pendidikan memastikan seluruh persiapan, termasuk sistem basis data, telah siap. Pendaftaran TKA diperkirakan mulai dibuka pada akhir Januari. (alf/nik)
Editor : fery ardi susanto