Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemkot Solo Resmikan Tiga Sekolah, Masuk Proyek Sepanjang 2024-2025

Alfida Nurcholisah • Minggu, 1 Februari 2026 | 20:34 WIB
SIMBOLIS: Wali Kota Respati Ardi resmikan sejumlah sekolah hasil revitalisasi di Solo.
SIMBOLIS: Wali Kota Respati Ardi resmikan sejumlah sekolah hasil revitalisasi di Solo.

RADARSOLO.COM – Wali Kota Solo Respati Ardi meresmikan tiga sekolah, yaitu SDN Sekip, SDN Begalon dan SDN Madyotaman, Jumat (30/1/2026).

Peresmian yang dilakukan di SDN Sekip ini menjadi penanda selesainya proyek yang dikerjakan Pemkot Solo sepanjang 2024-2025 untuk mendukung keberlanjutan dan kualitas proses pembelajaran.

Respati Ardi mengatakan, fasilitas sarana dan prasarana yang diresmikan saat ini telah memiliki kualitas yang sangat baik dan siap dimanfaatkan sekolah. Dia menegaskan, perbaikan infrastruktur pendidikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dasar di Kota Solo.

“Kami meresmikan beberapa sekolah, menyelesaikan pekerjaan sebelumnya di 2025. Fasilitas sarana dan prasarana sudah baik sekali untuk menunjang sekolah,” ujar Respati (30/1).

Menurutnya, dengan dukungan gedung dan fasilitas yang representatif, sekolah-sekolah negeri di Surakarta diharapkan mampu meningkatkan daya saing. Pemerintah kota, berkomitmen menjadikan pendidikan dasar di Solo semakin kuat dan kompetitif.

“Kami siap di tahun-tahun berikutnya, pendidikan dasar di Solo bisa bersaing dengan sekolah-sekolah swasta yang ada di Kota Solo,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo Dwi Ariyatno menjelaskan, pembangunan dan revitalisasi sekolah ini dilakukan untuk memastikan gedung serta sarana prasarana mampu menjamin keberlanjutan proses pembelajaran yang lebih baik. Pekerjaan tersebut mencakup pembangunan gedung baru dari nol, hingga rehabilitasi dan renovasi sekolah yang mengalami kerusakan.

“Upaya ini dilakukan agar gedung dan sarana prasarana pendidikan bisa memberikan jaminan keberlanjutan proses pembelajaran supaya lebih baik,” kata Dwi.

Dia memaparkan, pembangunan dari nol hingga siap digunakan dilakukan di SDN Begalon, SDN Madyotaman, dan SDN Sekip. SDN Sekip diselesaikan dalam waktu satu tahun, sementara SDN Madyotaman dan SDN Begalon rampung dalam dua tahun dan ketiganya diresmikan pada awal 2026.

Selain itu, Dwi menambahkan, revitalisasi berupa rehabilitasi dan renovasi juga dilakukan di sejumlah sekolah lain. Meliputi 16 paket pekerjaan tingkat SMP, 12 paket SD, dan empat paket PAUD. Total anggaran mencapai Rp 46,8 miliar.

Peresmian sekolah ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas pendidikan serta mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di Kota Bengawan. (alf/nik)

Editor : Niko auglandy
#renovasi #peresmian #proyek #pemkot solo #SDN Begalon #sekolah