RADARSOLO.COM – Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta melantik sejumlah pejabat struktural di Pendapa GPH Joyokusumo, Kamis (30/1). Pelantikan digelar dalam suasana khidmat. Acara ini menjadi momentum peneguhan amanah kepemimpinan akademik yang intelektual, kultural, dan moral.
Pejabat yang dilantik meliputi wakil rektor bidang akademik, ketua lembaga penjaminan mutu dan pengembangan pembelajaran, ketua dan sekretaris jurusan, kepala dan koordinator program studi jenjang sarjana, sarjana terapan, hingga pascasarjana, kepala unit penunjang akademik, kepala pusat, serta ketua satuan pengawas internal.
Dalam sambutannya, Rektor ISI Surakarta Bondet Wrahatnala menyampaikan, pelantikan pejabat struktural bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan bentuk kepercayaan institusi kepada insan akademik yang memiliki kompetensi, integritas, serta komitmen melayani perguruan tinggi seni.
Menurutnya, jabatan struktural di lingkungan ISI Surakarta merupakan ruang pengabdian untuk menjaga marwah keilmuan seni, kebudayaan, dan kemanusiaan. “Kami dihadapkan pada tantangan bagaimana menjaga akar tradisi tanpa kehilangan daya jelajah ke masa depan, serta merawat warisan budaya sembari tetap responsif terhadap perubahan global,” ungkap Bondet.
Kepada jajaran pimpinan akademik, rektor menekankan pentingnya mutu pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada indikator capaian, tetapi juga pada proses pendidikan yang memanusiakan mahasiswa. Ruang belajar diharapkan mampu menumbuhkan sikap kritis, kreatif, inklusif, serta relevan dengan realitas sosial dan budaya.
Sementara itu, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran didorong untuk memastikan mutu menjadi budaya institusi yang hidup dalam praktik keseharian, bukan sekadar terpaku pada dokumen dan prosedur administratif.
Rektor juga menyoroti peran strategis ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, kepala unit penunjang akademik, serta kepala pusat sebagai garda terdepan dalam menerjemahkan kebijakan institusi menjadi tindakan nyata yang adil dan berdampak bagi dosen serta mahasiswa.
Adapun Satuan Pengawas Internal diminta menjalankan fungsi pengawasan secara profesional untuk menjaga tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel, guna memastikan institusi berjalan sesuai prinsip integritas.
"Saya mengajak seluruh pejabat yang dilantik hari ini untuk bekerja dalam semangat kebersamaan, saling menguatkan, dan saling mendengarkan. Jangan berjalan sendiri-sendiri," pungkasnya. (alf/nik)
Editor : Niko auglandy