RADARSOLO.COM – Sejumlah sekolah swasta unggulan di Solo curi start dalam menjaring calon murid baru. Mereka mulai membuka mekanisme inden kursi. Kendati demikian, pihak sekolah menegaskan pendataan tersebut bukan pendaftaran resmi dan tanpa ikatan apa pun.
Kepala SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kotabarat Solo Muhdiyatmoko menjelaskan, belum membuka jalur inden secara formal. Namun, orang tua yang ingin menitipkan data nama, alamat, dan nomor kontak tetap dilayani.
“Secara resmi kami tidak membuka pendaftaran jalur inden. Kalau pendataan memang ada. Orang tua boleh menitipkan nama dan nomor kontak, tapi belum ada ikatan resmi ya,” jelas Muhdiyatmoko, Rabu (4/2).
Pria yang akrab disapa Moko ini menambahkan, pendataan untuk merespons tingginya animo masyarakat yang ingin mendaftarkan lebih awal. Bahkan, mayoritas orang tua sudah menitipkan nama sejak anak masih duduk di kelas V SD.
“Untuk kelas VI SD, sebagian besar juga sudah mendapatkan sekolah unggulan dengan jalur inden,” imbuhnya.
Menurut Moko, kuota inden sudah terisi cukup signifikan. Dari total lima kelas, tiga di antaranya terpenuhi melalui inden.
Moko mengaku tidak ada larangan dari dinas pendidikan (disdik) terkait jalur inden. Menurutnya, itu hak orang tua masing-masing.
“Sekali lagi, ini hanya pendataan, bukan pendaftaran resmi. Jadi, saya kira tidak menyalahi aturan,” bebernya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto