RADARSOLO.COM – Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo R. Muhammad Syafi’i kunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Solo, kemarin (10/2). Kunjungan ini dalam rangka penguatan percepatan rehabilitasi gedung cagar budaya yang rusak dan roboh pada 26 November 2025 lalu.
Syafi’i menilai, secara umum fasilitas fisik gedung MAN 2 Solo sangat memadai. Kecuali bangunan yang berstatus benda cagar budaya (BCB).
“Sejak awal diharapkan gedung ini bisa diperbaiki, sehingga menjadi sesuatu yang patut dibanggakan karena termasuk cagar budaya. Karena persoalan teknis dan faktor usia bangunan, akhirnya roboh. Justru kondisi ini mempercepat upaya penanganan melalui program hasil terbaik cepat (PHTC) presiden,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Solo Lanjar Utami menambahkan, kehadiran wamenag mendorong percepatan rehabilitasi BCB yang roboh. Anggarannya digelontor dari skema PHTC.
“Setelah ambrol pada 26 November 2025 lalu, prosesnya justru dipercepat. Saat ini sedang masuk tahap perencanaan oleh tim ahli cagar budaya,” beber Lanjar.
Lanjar menambahkan, dukungan pemerintah pusat melalui PHTC membawa berkah bagi madrasah. Ia berharap pembangunan segera terealisasikan, agar pelayanan pendidikan kian optimal.
Lanjar juga menegaskan, kerusakan bangunan tidak menghambat kreativitas maupun aktivitas siswa. Karena pihak madrasah berkomitmen terus memberikan pelayanan prima bagi peserta didik.
“Gedung cagar budaya kami memang rusak, tetapi tidak mengurangi pelayanan pendidikan. Kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan, hanya pindah tempat saja. Aksesnya sedikit terganggu, namun masih bisa dikaver ruang kelas lain,” imbuh Lanjar. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto