Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mahasiswa KKN Kelompok 147 UNS Laksanakan Edukasi dan Praktik Penambalan Jalan Lingkungan di Desa Madegondo

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 18 Februari 2026 | 12:15 WIB
Mahasiswa KKN Kelompok 147 UNS gelar pengabdian masyarakat dengan penambalan aspal instan di Dusun Nampan, Desa Madegondo, Grogol, Sukoharjo.
Mahasiswa KKN Kelompok 147 UNS gelar pengabdian masyarakat dengan penambalan aspal instan di Dusun Nampan, Desa Madegondo, Grogol, Sukoharjo.

RADARSOLO.COM-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 147 Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Praktik Edukasi Perbaikan Jalan Lingkungan melalui Penambalan Aspal Instan (CPHMA)” di RT 1 RW 1 Dusun Nampan, Desa Madegondo, Grogol, Sukoharjo

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa Teknik Sipil yang berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan berbasis edukasi warga.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga sekitar pukul 13.00 tersebut diikuti oleh seluruh anggota KKN, dosen pembimbing lapangan, serta warga sekitar.

Tiga mahasiswa Teknik Sipil yang terlibat langsung sebagai penggerak kegiatan ini adalah Aytsan Banuun S. E., Achmad Syarif, dan Adyaksa Satyawan W., dengan pendampingan dari Prof. Ir. Ary Setyawan, M.Sc., Ph.D. selaku dosen pembimbing lapangan.

Melalui kegiatan ini, warga diajak memahami sekaligus mempraktikkan metode penambalan jalan menggunakan CPHMA.

Yaitu material aspal instan yang dapat diaplikasikan tanpa pemanasan dan cocok untuk perbaikan lubang pada jalan lingkungan.

Proses perbaikan dimulai dari pemilihan titik kerusakan yang paling membutuhkan penanganan, dilanjutkan dengan pembentukan lubang agar lebih rapi dan memiliki ikatan yang baik dengan material baru.

Setelah permukaan dibersihkan, lapisan perekat diaplikasikan sebelum CPHMA dipasang dan dipadatkan hingga permukaan jalan kembali rata dan layak dilalui.

Menurut mahasiswa KKN, pendekatan ini dirancang agar masyarakat memiliki keterampilan dasar untuk menangani kerusakan ringan secara mandiri.

Dengan metode yang sederhana dan material yang mudah digunakan, perawatan jalan dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu perbaikan berskala besar.

Dosen pembimbing lapangan, Prof. Ir. Ary Setyawan, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penerapan langsung ilmu Teknik Sipil di tengah masyarakat.

Baca Juga: Mahasiswa KKN UNS Edukasi Pembuatan Mainan Stimulasi Balita di Desa Pranan

Selain memperbaiki jalan, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman warga tentang pentingnya pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9 tentang infrastruktur yang andal serta SDG 11 tentang permukiman yang aman dan berkelanjutan.

Menyiram air pada CPHMA untuk membantu aktivasi emulsi dan meningkatkan ikatan material. (foto kiri) setelah dipadatkan hasil akhir lubang yang telah ditambal menggunakan CPHMA.
Menyiram air pada CPHMA untuk membantu aktivasi emulsi dan meningkatkan ikatan material. (foto kiri) setelah dipadatkan hasil akhir lubang yang telah ditambal menggunakan CPHMA.

Melalui perbaikan jalan lingkungan dan edukasi teknis kepada warga, KKN Kelompok 147 berupaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#praktik penambalan jalan lingkungan #MAHASISWA KKN KELOMPOK 147 UNS #penambalan aspal instan #Grogol #pengabdian masyarakat #sukoharjo #cphma #dusun nampan #Desa Madegondo