Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Redakan Stress dan Cemas Tak Butuh Obat Penenang, Cukup Pakai Calmio Candy, Permen Bikinan Mahasiswa UMS dari Bahan Alami

Alfida Nurcholisah • Jumat, 27 Februari 2026 | 15:59 WIB

 

Produk Calmio Candy, permen pereda stress dan kecemasan, kreasi mahasiswa Prodi Ilmu Gizi UMS.
Produk Calmio Candy, permen pereda stress dan kecemasan, kreasi mahasiswa Prodi Ilmu Gizi UMS.

RADARSOLO.COM - Stress dan cemas berlebihan tidak melulu harus diredakan dengan mengonsumsi obat penenang.

Calmio Candy, permen dari bahan jamur salju diklaim bisa meredakan stress.

Permen ini fungsional dan berbahan alami, yang diproduksi untuk membantu mengurangi gejala gangguan kecemasan (anxiety disorders).

Permen ini dikembangkan mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Digawangi ketua tim Erina Az-Zahra, bersama Az-Zahra Amelia Amien, Naila Aufa Kamila, dan Salsabila Isnaini.

Di tangan mereka, inovasi pangan hadir dalam bentuk permen gummy yang praktis dan ramah di lidah anak muda.

Siapa sangka produk menyabet medali emas ajang Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2026, yang digelar Indonesian Young Scientist Association (IYSA) di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, 10-12 Februari 2026.

Amelia menjelaskan, Calmio Candy sengaja dibuat dalam bentuk permen agar lebih mudah diterima generasi muda. Mengingat cukup banyak kasus stress yang menghinggapi mahasiswa.

Calmio Candy bawa mahasiswa Prodi Ilmu Gizi UMS raih medali emas AISEEF 2026 di Undip Semarang, 10-12 Februari.
Calmio Candy bawa mahasiswa Prodi Ilmu Gizi UMS raih medali emas AISEEF 2026 di Undip Semarang, 10-12 Februari.

“Tetapi tidak semuanya nyaman mengonsumsi obat penenang. Karena itu kami menghadirkan inovasi pangan fungsional berbahan alami, yang praktis dan menyenangkan untuk dikonsumsi,” jelas Amelia, kemarin (27/2).

Calmio Candy dibuat dari kombinasi jamur salju (tremella fuciformis), teh hijau, serta bubuk cokelat.

Kombinasi bahan tersebut menghasilkan kandungan magnesium, vitamin B6, dan L-theanine yang dikenal membantu relaksasi sistem saraf, serta menjaga keseimbangan sistem saraf pusat.

“Biasanya produk serupa hanya memiliki satu kandungan aktif. Kalau Calmio Candy mengombinasikan beberapa zat pendukung kesehatan mental dalam satu produk pangan,” imbuhnya.

Proses pembuatan Calmio Candy dimulai dari pengeringan jamur salju. Kemudian dihaluskan hingga menjadi serbuk.

Selanjutnya, tim mengaktifkan gelatin dan memanaskan ekstrak teh hijau pada suhu tertentu. Lalu dicampurkan pada bubuk cokelat, tepung jamur salju, corn syrup, dan gelatin dalam satu wadah pemasakan.

Adonan kemudian dicetak dan didinginkan selama dua hingga tiga jam, hingga membentuk tekstur gummy. Amelia menjelaskan, tantangan terbesar selama pengembangan produk ini terletak pada tekstur permen yang stabil.

“Kami harus trial and error hingga empat sampai lima kali, karena tekstur awal belum menyerupai gummy sesuai harapan. Bahkan pernah gagal karena penyimpanan yang kurang optimal,” urainya.

Di sisi lain, proses pembuatan permen relatif singkat. Hanya butuh waktu sekira satu jam untuk proses persiapan dan pemasakan. Sedangkan proses pencetakan membutuhkan pendinginan selama beberapa jam.

Meski belum dilakukan uji coba langsung pada konsumen, tim telah melakukan uji laboratorium. Langkah ini untuk memastikan kandungan magnesium dan vitamin B6 pada produk.

“Harapan kami, Calmio Candy menjadi produk paten dan diteliti lebih lanjut. Sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya individu yang mengalami kecemasan,” ujarnya. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#calmio candy permen pereda stress dan cemas #prodi ilmu gizi universitas muhammadiyah surakarta #calmio candy #permen pereda stress karya mahasiswa ums #prodi ilmu gizi ums