RADARSOLO.COM - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali menjadi sorotan pada seleksi masuk perguruan tinggi tahun ini.
Tahun lalu, UNS mengukuhkan posisinya sebagai "magnet" calon mahasiswa dengan menempati urutan kedua kampus paling diminati se-Indonesia, mencatatkan total 101.069 pendaftar pada jalur SNBT 2025.
Memasuki SNBT 2026, tantangan bagi para pejuang kampus Benteng Pancasila ini tidaklah ringan.
Dengan total 98 program studi (prodi) yang ditawarkan mencakup jenjang Sarjana, Sarjana Terapan (D4), dan Diploma (D3), strategi memilih jurusan menjadi penentu utama kelulusan.
Mitos Jurusan Ramai vs Jurusan Ketat
Banyak calon mahasiswa terjebak pada asumsi bahwa jurusan dengan peminat ribuan adalah yang tersulit.
Namun, data resmi dari laman Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menunjukkan realita yang berbeda.
Ambil contoh prodi Ilmu Hukum. Meskipun diserbu 2.827 peminat tahun lalu, tingkat keketatannya berada di angka 6,3%.
Hal ini dikarenakan kuota yang disediakan cukup longgar, yakni 180 kursi.
Sebaliknya, jurusan dengan daya tampung mini justru menjadi "neraka" persaingan.
Rumus Peluang:
Tingkat keketatan dihitung dengan membagi daya tampung 2026 dengan jumlah peminat tahun sebelumnya, lalu dikalikan 100%. Semakin kecil persentasenya, semakin tipis peluang untuk lolos.
Dominasi Vokasi dalam Daftar 10 Prodi Terketat
Secara mengejutkan, daftar 10 besar jurusan paling sulit ditembus di UNS justru didominasi oleh jenjang Diploma (D3) dan Sarjana Terapan (D4).
Berikut adalah daftar 10 Program Studi Paling Ketat di UNS untuk SNBT 2026:
1. Farmasi (D3)
Jenjang: Diploma Tiga
Daya Tampung 2026: 26 Kursi
Tingkat Keketatan: 0,5%
2. Keperawatan Anestesiologi (D4)
Jenjang: Sarjana Terapan
Daya Tampung 2026: 23 Kursi
Tingkat Keketatan: 0,5%
Baca Juga: Sidang CLS Ijazah Jokowi Masuk Babak Akhir, Penggugat Klaim Bukti Tergugat Lemah
3. Manajemen Administrasi (D3)
Jenjang: Diploma Tiga
Daya Tampung 2026: 27 Kursi
Tingkat Keketatan: 0,6%
4. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) (D4)
Jenjang: Sarjana Terapan
Daya Tampung 2026: 41 Kursi
Tingkat Keketatan: 0,7%
5. Perpajakan (D3)
Jenjang: Diploma Tiga
Daya Tampung 2026: 27 Kursi
Tingkat Keketatan: 0,9%
6. Akuntansi (D3)
Jenjang: Diploma Tiga
Daya Tampung 2026: 27 Kursi
Tingkat Keketatan: 0,9%
7. Budidaya Ternak (D3)
Jenjang: Diploma Tiga
Daya Tampung 2026: 18 Kursi
Tingkat Keketatan: 1,1%
8. Agribisnis (D3)
Jenjang: Diploma Tiga
Daya Tampung 2026: 39 Kursi
Tingkat Keketatan: 1,2%
9. Teknik Kimia (D3)
Jenjang: Diploma Tiga
Daya Tampung 2026: 15 Kursi
Tingkat Keketatan: 1,2%
10. Pemasaran Digital (D4)
Jenjang: Sarjana Terapan
Daya Tampung 2026: 35 Kursi
Tingkat Keketatan: 1,3%
Daftar ini menunjukkan bahwa persaingan di jalur Vokasi (D3 dan D4) UNS sangat kompetitif, bahkan melebihi beberapa jurusan populer di jenjang Sarjana (S1).
Mengapa Farmasi D3 Begitu Sulit?
Posisi puncak ditempati oleh D3 Farmasi dengan tingkat keketatan hanya 0,5%.
Artinya, dari setiap 200 orang yang mendaftar, kemungkinan hanya 1 orang yang akan diterima.
Hal ini dipicu oleh kontrasnya jumlah peminat yang mencapai hampir 5.000 orang (4.952 pendaftar) dengan ketersediaan kursi yang hanya 26 unit.
Kondisi serupa dialami oleh D4 Keperawatan Anestesiologi.
Meskipun merupakan jurusan yang relatif spesifik, peminatnya mencapai 4.427 orang, sementara kursi yang diperebutkan hanya 23.
Baca Juga: Ratusan Uang Palsu hingga Sabu Dimusnahkan Kejari Boyolali, Bukti Ketegasan Penegakan Hukum
Tips bagi Calon Mahasiswa
Bagi pendaftar SNBT 2026, sangat disarankan untuk tidak hanya melihat nama besar jurusan, tetapi juga rasio daya tampung.
Memilih jurusan dengan tingkat keketatan di atas 5% bisa menjadi opsi yang lebih rasional jika nilai try out belum mencapai skor maksimal. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria