Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gaungkan Literasi Keuangan Digital Di Lingkungan Kampus, BI Dan OJK Sambangi UNS

Alfida Nurcholisah • Senin, 13 April 2026 | 17:09 WIB
 Edukasi literasi keuangan digital bagi generasi muda terus diperkuat lewat Infinity Goes to Campus di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang menggandeng BI dan OJK, Senin (13/4). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)
Edukasi literasi keuangan digital bagi generasi muda terus diperkuat lewat Infinity Goes to Campus di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang menggandeng BI dan OJK, Senin (13/4). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Edukasi literasi keuangan digital bagi generasi muda terus diperkuat lewat Infinity Goes to Campus di Universitas Sebelas Maret (UNS), Senin (13/4). Ajang ini kolaborasi antara Bank Indonesia, Indonesia Fintech Youth Community (Infinity), serta didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo.

Kegiatan ini menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi pesatnya perkembangan ekonomi dan keuangan digital. Mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi pengguna layanan keuangan, tetapi juga memahami mekanisme, manfaat, serta risiko yang menyertainya.

Perwakilan OJK Solo Heri Santosa menjelaskan, tingkat inklusi keuangan saat ini berkembang lebih cepat dibandingkan literasi keuangan.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian karena masih banyak masyarakat yang menggunakan layanan keuangan tanpa pemahaman yang memadai.

Baca Juga: Bentuk Karakter Islami via Wayang Golek, Siswa SD Outing Class Di Masjid Cipto Mulyo Pengging Boyolali

“Banyak masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan, tetapi belum sepenuhnya memahami risiko yang ada,” ujarnya.

Perwakilan Bank Indonesia Anton Daryono menambahkan, perkembangan sistem pembayaran digital seperti QRIS membawa kemudahan sekaligus tantangan, terutama terkait keamanan transaksi dan perlindungan data pribadi.

“Kita harus waspada terhadap kejahatan digital seperti phishing, social engineering, hingga penyalahgunaan data pribadi yang kian marak seiring perkembangan teknologi,” ungkapnya.

Baca Juga: Bikin Website Edu Solar dan IoT Hub Untuk Wilayah 3T, Mahasiswa UMS Panen Medali

Dalam kegiatan tersebut, disampaikan juga tiga prinsip utama dalam menggunakan layanan keuangan digital. Mulai dari memahami produk sebelum digunakan, waspada terhadap potensi penipuan, serta menjaga keamanan data pribadi.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga cakap dalam mengelola risiko serta mampu memanfaatkan inovasi keuangan secara bijak dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Anton. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#literasi keuangan digital #edukasi keuangan digital #uns #bank indonesia #OJK Solo