RADARSOLO.COM - Institut Seni Indonesia (ISI) Solo menargetkan mampu mempertahankan predikat sebagai penyelenggara terbaik dalam pelaksanaan UTBK-SNBT 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan saat peninjauan hari pertama ujian di Kampus II FSRD Mojosongo, Selasa (21/4).
Rektor ISI Solo Bondet Wrahatnala menjelaskan, capaian di 2025 menjadi motivasi untuk kembali menghadirkan pelaksanaan ujian yang berkualitas tahun ini.
“Tahun 2025 Pusat UTBK 354 ISI Solo menjadi yang terbaik. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan prestasi tersebut,” ujarnya.
Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai dukungan layanan bagi peserta. Dengan menyediakan fasilitas ruang transit hingga akses wifi gratis, guna menunjang kenyamanan selama menunggu jadwal ujian.
Baca Juga: AK-Tekstil Solo dan Pemkot Solo Genjot Sosialisasi 100 Beasiswa Gratis untuk Warga
Ketua Pelaksana UTBK-SNBT ISI Solo Arif Jati Purnomo menambahkan, fasilitas tersebut menjadi bagian dari pelayanan maksimal kepada peserta.
“Kami sediakan ruang transit, yang mungkin di kampus lain tidak ada. Kami juga memberikan layanan wifi gratis selama peserta menunggu waktu ujian,” katanya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan UTBK di ISI Solo berlangsung selama sembilan hari, 21-29 April 2026, dengan total 18 sesi ujian.
Sebanyak 5.180 peserta tercatat mengikuti ujian, atau sekitar 290 peserta pada setiap sesi, dengan dukungan 86 panitia.
"Pada hari pertama, pelaksanaan ujian berjalan lancar, aman, dan terkendali. Berdasarkan data sesi pertama, dari 290 peserta tercatat 280 hadir dan 10 tidak hadir. Seluruh peserta yang hadir mengikuti ujian sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Arif berharap, pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Institut Seni Indonesia Surakarta dapat terus berjalan kondusif hingga hari terakhir. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto