Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Puluhan SLB Di Cabdin VII Jateng Digelontor Alat Bantu Belajar Rp 1,4 M Dari Yayasan Gereja Amerika Serikat

Alfida Nurcholisah • Kamis, 23 April 2026 | 17:37 WIB
Simbolis penyerahan bantuan kepada 22 SLB di lingkup Cabdin Pendidikan Wilayah VII Jateng. (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)
Simbolis penyerahan bantuan kepada 22 SLB di lingkup Cabdin Pendidikan Wilayah VII Jateng. (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Sekolah luar biasa (SLB) di lingkup Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah kini tersenyum lega.

Setelah digelontor bantuan hibah internasional senilai Rp 1,4 miliar. Bantuan ini dalam bentuk sarana dan prasarana pendidikan. 

Bantuan berasal dari organisasi keagamaan internasional yang berbasis di Amerika Serikat, yakni Yayasan Gereja Yesus Kristus dari Orang Suci Zaman Akhir.

Pengawas SLB Cabdin VII Suyamto menjelaskan, bantuan diberikan berdasarkan pengajuan dari sekolah-sekolah penerima.

“Total da 22 SLB yang mengajukan. Semuanya mendapat bantuan. Sebelumnya, pihak pemberi hibah telah melakukan kunjungan ke beberapa SLB,” kata Suyamto, Kamis (23/4).

Baca Juga: Perwali Digedok! Guru PAUD Di Solo Dapat Insentif Rp 300 Ribu Per Bulan, Ini Syarat-Syaratnya

Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai peralatan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Di antaranya alat bantu siswa autisme, laptop, printer, LCD proyektor, serta alat peraga pendidikan. Termasuk sarana keterampilan seperti alat memasak, alat musik, dan alat membatik.

“Seluruh bantuan sudah tersalurkan ke 22 SLB. Ini hanya penyerahan secara simbolis melalui berita acara serah terima,” beber Suyamto.

Baca Juga: Ribuan Anak Meriahkan Pentas Seni Lincah Berkiprah Ala Bocah, Bunda PAUD Venessa Respati: Momentum Pas Belajar Budaya Nusantara

Suyamto berharap bantuan tersebut ini dimanfaatkan secara maksimal, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, juga untuk mendukung kemandirian siswa ABK.

“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut ke depannya,” imbuhnya.

Selain bantuan peralatan, beberapa sekolah juga menerima dukungan rehabilitasi fisik. Di antaranya pembangunan fasilitas toilet ramah difabel.

Kepala SLB D1 YPAC Solo Wiwik Haryanti bersyukur atas bantuan tersebut. 

“Kami dapat LCD proyektor, laptop, dan keyboard. Ya senang, karena sarana ini sangat mendukung proses pembelajaran,” ujarnya.

Menurut Wiwik, penggunaan media audio visual sangat membantu siswa dengan hambatan intelektual dalam memahami materi.

“Pembelajaran lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Ini sangat berdampak pada kualitas kegiatan belajar mengajar (KBM),” tandasnya. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#hibah alat bantu belajar untuk slb #Anak Berkebutuhan Khusus #SLB #cabdin VII jateng