Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Beri Pesan Strategis bagi Mahasiswa Solo: Jadilah Value Creator, Bukan Sekadar Konsumen

Alfida Nurcholisah • Senin, 4 Mei 2026 | 13:27 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengisi seminar mahasiswa di Solo.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengisi seminar mahasiswa di Solo.

RADARSOLO.COM — Puluhan mahasiswa penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) jalur aspirasi Abdul Kharis Almasyhari mengikuti kegiatan pembekalan pada Ahad (3/5), bertempat di salah satu hotel di Solo. Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat orientasi, kapasitas, serta karakter mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi di Universitas Tiga Serangkai (UTS).

Dalam arahannya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua Fraksi PKS Abdul Kharis Almasyhari menegaskan bahwa mahasiswa penerima beasiswa memikul tanggung jawab moral sebagai generasi masa depan bangsa.

Baca Juga: Masa Depan Guru Non-ASN Abu-abu, Disdikbud Wonogiri Tunggu Hasil Konsultasi Kementerian

“Mahasiswa harus terus melakukan upgrade diri, baik dalam aspek keagamaan maupun keilmuan sesuai bidang studi masing-masing. Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan memiliki moralitas kokoh,” tegas Kharis.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual sebagai fondasi kepemimpinan yang utuh bagi para mahasiswa.

Mahasiswa juga dibekali sejumlah pesan strategis guna menjawab tantangan zaman, antara lain: Pertama,  adaptif dan melek perubahan, yaitu Responsif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika global guna meningkatkan kapasitas diri. Kedua, berintegritas di era digital dengan menjaga kejujuran, menjauhi plagiarisme, serta bijak dalam bermedia sosial.

Baca Juga: RASOHISTORI: Hardiknas, Ternyata Mangkunegaran Sudah Majukan Pendidikan Perempuan Sejak 1912, Ini Jejak Sumbangsih Sekolah Sisworini

Ketiga, produktif atau value creator, menjadi pencipta nilai dan inovator, bukan sekadar pengguna atau konsumen. Keempat, peduli dan kolaboratif, membangun jejaring lintas disiplin serta memiliki sensitivitas sosial terhadap persoalan masyarakat. Kelima, berorientasi kontribusi, memastikan ilmu yang diperoleh berdampak nyata bagi umat, bangsa, dan lingkungan.

Pesan-pesan tersebut selaras dengan nilai-nilai yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yaitu religius, berintegritas, profesional, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. Mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa semangat perbaikan (ishlah) dalam kehidupan berbangsa.

Baca Juga: Innalillahi, Istri Ustad Abu Bakar Ba'asyir Meninggal Dunia, Dimakamkan Di Polokarto Sukoharjo Sore Ini

Acara ditutup dengan sesi dialog interaktif yang memperkuat komitmen mahasiswa untuk menjalani studi secara optimal. Melalui pembekalan ini, diharapkan mahasiswa penerima Beasiswa KIP tidak hanya meraih keberhasilan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi unggul yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. (alf)

Editor : Kabun Triyatno
#Kartu Indonesia Pintar #mahasiswa