Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Perluas Wawasan Global, 33 Siswa SMA Unggulan Rushd Sragen Tuntaskan Program Pertukaran Pelajar di Malaysia

Nur Pramudito • Selasa, 5 Mei 2026 | 14:14 WIB
Perluas Wawasan Global, 33 Siswa SMA Unggulan Rushd Sragen Tuntaskan Program Pertukaran Pelajar di Malaysia
Perluas Wawasan Global, 33 Siswa SMA Unggulan Rushd Sragen Tuntaskan Program Pertukaran Pelajar di Malaysia

RADARSOLO.COM - Sebanyak 33 siswa dari SMA Unggulan Rushd, Sragen, Jawa Tengah, baru saja menuntaskan program pertukaran pelajar lintas negara di Dwi Emas International School, Malaysia.

Program yang berlangsung pada 4 hingga 12 April 2026 ini dirancang untuk memberikan pengalaman pendidikan multikultural sekaligus memperluas wawasan global para peserta.

Program ini menjadi titik temu kolaborasi antara Achmad Zaky (Founder Bukalapak, Init-6, dan Endeavour Board Member Indonesia) dengan Anne Tham serta Melinda Lim (Founder ACE EdVenture Group dan Endeavour Entrepreneurs Malaysia).

Menjadi Peserta Aktif, Bukan Sekadar Pengamat

Selama tujuh hari, para siswa tidak hanya melakukan kunjungan formal, tetapi benar-benar terlibat dalam keseharian siswa di Dwi Emas International School.

Mereka mengikuti pembelajaran utama seperti sains, matematika, dan humaniora, serta aktif dalam berbagai kegiatan nonakademik.

Anne Tham menekankan bahwa kehadiran siswa SMA Unggulan Rushd disambut hangat oleh komunitas sekolah.

"Para leader di Dwi Emas memastikan bahwa 33 siswa yang berkunjung bukanlah pengamat pasif, melainkan peserta aktif yang duduk di ruang kelas, terlibat dalam olahraga tim, bergabung dalam sesi debat, hingga berkontribusi pada kehidupan komunitas sekolah," ungkapnya.

Investasi Masa Depan dan Wawasan Kewirausahaan

Achmad Zaky menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang krusial dalam mencetak generasi masa depan.

Ia menilai para siswa memiliki potensi sebagai changemakers dan inovator yang akan berperan penting bagi Indonesia.

"Merupakan tanggung jawab kita untuk memberikan pandangan dan wawasan yang luas kepada mereka sehingga mereka dapat memberikan dampak yang lebih besar di masa depan," ujar Zaky.

Selain kegiatan akademik, para siswa juga mengunjungi JurisTech di Kuala Lumpur melalui sesi bersama Endeavor Malaysia.

Dalam kesempatan tersebut, mereka berdiskusi langsung dengan Naaman Lee mengenai tantangan membangun perusahaan teknologi di Asia Tenggara serta pentingnya pola pikir kewirausahaan.

Dalam sesi tersebut, Naaman Lee berbagi pengalaman mengenai tantangan membangun perusahaan teknologi di Asia Tenggara serta pola pikir yang dibutuhkan untuk menciptakan solusi berkelanjutan di sektor layanan keuangan dan teknologi hukum.

Diskusi ini membuka cakrawala siswa mengenai pilihan karier dan peran teknologi dalam masyarakat modern.

Komitmen Berkelanjutan

Keberhasilan program ini memperkuat komitmen Achmad Zaky Foundation untuk terus menghadirkan pendekatan pendidikan progresif di SMA Unggulan Rushd.

Program pertukaran pelajar ini direncanakan menjadi agenda tahunan, dengan fokus pada penguatan perspektif global dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.

Editor : Nur Pramudito
#Dwi Emas International School #malaysia #pertukaran pelajar #sragen #sma unggulan rushd