RADARSOLO.COM - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta secara resmi meluncurkan Dana Abadi UNS sebagai langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan pendidikan berkualitas.
Peluncuran Dana Abadi UNS dilakukan di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Jumat, (9/5).
Dalam sambutannya, Rektor UNS Hartono, menyampaikan, Dana Abadi UNS telah terkumpul sebesar Rp20.217.502.856 yang berasal dari penempatan sisa RKAT tahun 2024 dan 2025.
Manfaat investasi Dana Abadi UNS juga telah dirasakan secara langsung melalui pemberian beasiswa bantuan studi kepada 23 mahasiswa.
Baca Juga: Pojok Merdeka, Nostalgia Karya Lintas Generasi Alumni FSRD UNS
“Peluncuran Dana Abadi UNS pada malam ini menjadi tonggak penting dalam ikhtiar bersama untuk memastikan keberlanjutan pendidikan yang berkualitas di UNS,” imbuhnya.
Ketua MWA UNS, Muliaman Darmansyah Hadad menyampaikan, peluncurkan Dana Abadi UNS sebagai langkah strategis memperkuat keberlanjutan institusi pendidikan tinggi di masa depan.
Peluncuran tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian refleksi perjalanan lima dekade UNS sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Selama lima dekade, UNS telah menjadi rumah akademik bagi banyak generasi. Dari kampus ini lahir lulusan, ilmuwan, profesional, birokrat, pengusaha, pemimpin masyarakat, dan insan-insan pengabdi bangsa yang hadir di berbagai ruang pengabdian,” terang Muliaman.
Menurutnya, 50 tahun UNS menjadi pengingat bahwa perguruan tinggi harus mampu menghadapi tantangan global.
Dalam konteks tersebut, peluncuran Dana Abadi UNS disebut sebagai pondasi penting bagi keberlanjutan institusi.
"Dana Abadi UNS dirancang sebagai instrumen keberlanjutan dengan menjaga pokok dana tetap utuh, sementara manfaat pengelolaannya diarahkan untuk mendukung pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penguatan kapasitas akademik, serta dukungan bagi mahasiswa yang membutuhkan," bebernya.
Lebih lanjut, Muliaman menegaskan, keberhasilan Dana Abadi UNS sangat bergantung pada tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemanfaatan.
“Ini adalah tanda dimulainya gerakan bersama untuk merawat masa depan UNS melalui kepercayaan, kolaborasi, tata kelola yang baik, dan semangat memberi manfaat,” tutupnya.
Selain itu, acara tersebut juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Surakarta Respati Ardi. Sebagai salah satu alumni, ia menyatakan dukungannya terhadap peluncuran Dana Abadi UNS.
Menurutnya ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan pendidikan tinggi serta sebagai salah satu upaya mengentaskan kemiskinan di Kota Solo.
"Saya titip warga kami yang berada di desil 1 dan desil 2 bisa berkuliah dan mengenyam pendidikan yang layak. Sehingga impian kami dengan UNS bisa sejalan dan bisa mengentaskan kemiskinan ke depan," pungkasnya. (alf)
Editor : Nur Pramudito