RADARSOLO.COM - Untuk menghidupkan pendidikan karakter di lingkungan sekolah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo bekerja sama dengan Kwarcab Kota Solo menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi calon pembina pramuka di SMPN 21 Solo, Minggu (24/5).
Sebanyak 60 guru dan tenaga pendidik dari SD, SMP, madrasah hingga SLB mengikuti pelatihan tersebut.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dengan fokus pembekalan teori dasar kepramukaan.
Kepala Disdik Kota Solo sekaligus peserta Dwi Ariyatno mengatakan, pelatihan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kapasitas pembina Pramuka di sekolah-sekolah.
Baca Juga: Menelaah Makna Mendalam Pementasan Wanita Dalam Pelita di TBJT: Menghidupkan Kembali Suara Marsinah
Menurutnya, pembina memiliki peran penting untuk mendampingi siswa, tidak hanya dalam aktivitas kepramukaan tetapi juga dalam pembentukan karakter.
“Ini memfasilitasi para guru yang dipersiapkan menjadi pembina pramuka. Jadi ini memang terbuka bagi seluruh tenaga pendidik yang belum memiliki sertifikasi,” ujarnya.
Menurut Dwi, pelatihan tersebut juga sejalan dengan arahan Wali Kota Solo yang mendorong kembali aktifnya kegiatan pengembangan karakter di sekolah, salah satunya pramuka.
Baca Juga: Cara Lihat Pengumuman SNBT 2026, 2 Hari Lagi Cek Lolos ke PTN atau Tidak?
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan teori mengenai dasar-dasar kepramukaan, tetapi juga materi kepemimpinan, teknik pendampingan peserta didik, hingga keterampilan lapangan.
Setelah sesi teori selesai, para peserta akan mengikuti praktik perkemahan selama tiga hari yang direncanakan berlangsung pada 5 Juni mendatang.
“Tiga hari ini kita lakukan pembekalan teori, nantinya akan dilanjutkan tiga hari juga untuk pembekalan perkemahan,” imbuhnya.
Selain membentuk karakter dan kedisiplinan, menurut Dwi, pramuka juga membantu anak mengembangkan keterampilan hidup atau life skill.
“Selain membekali life skill anak, kemudian juga membangun sensorik dan motorik gerak mereka. Guru-guru melakukan berbagai pelatihan kepramukaan seperti semaphore dan tali-temali,” tandasnya.
Melalui pelatihan tersebut, ia berharap semakin banyak sekolah yang memiliki pembina pramuka yang kompeten sebagai bagian dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah. (alf/nik)
Editor : fery ardi susanto