RADARSOLO.COM – SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kotabarat Surakarta menggelar Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas IX Angkatan XIV di Solo Paragon Hotel and Residences, Sabtu pagi (6/6).
Tercatat 123 siswa lulus dengan hasil membanggakan.
Kepala SMP Muhammadiyah PK Kotabarat Muhdiyatmoko menjelaskan, selama satu tahun ini berhasil mengumpulkan 822 prestasi dari berbagai ajang.
Prestasi itu diraih di tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional.
“Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang meraih 750 prestasi,” jelasnya.
Capaian tersebut buah dari kerja keras siswa, guru, dan dukungan orang tua yang selama ini bersinergi dalam mengembangkan potensi peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Kami berharap para lulusan menjaga nilai-nilai akademik, karakter, dan adab yang selama ini ditanamkan. Sehingga dapat terus berprestasi, sekaligus menjadi pribadi yang berakhlak mulia di lingkungan pendidikan yang baru,” imbuhnya.
Baca Juga: Wali Murid Protes Hasil Seleksi SMP PK Solo, Disdik: Tidak Ada Intervensi Dan Semua Transparan
Pada kesempatan ini juga diluncurkan empat buku karya siswa kelas VII, VIII, IX, dan ICP.
Judulnya From Class to Boarding Pass: Kisah Edutrip; Dari Kelas ke Dunia: Petualangan Edukatif; Ceritaku di Sendang Ijo; serta ICP Journey: Small Steps, Big Stories.
“Selama 16 tahun kita bersama-sama merintis sekolah ini dengan perjuangan yang sangat berliku. Jangan sampai lengah akan prestasi-prestasi yang sudah ada. Jangan terlena di zona nyaman,” pesan Direktur Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta Muhammad Ali.
Kabid Dikdas SMP Disdik Kota Solo Abi Satoto ucapkan selamat kepada SMP Muhammadiyah PK Kottabarat yang meraih nilai rata-rata tertinggi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
“Selamat kepada siswa yang lulus, semoga menjadi anak-anak salih salihah dan sukses menjadi pemimpin-pemimpin bangsa,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Komite SMP Muhammadiyah PK Kotabarat Marpuji Ali menilai kemajuan sekolah merupakan hasil kolaborasi kuat antara guru, siswa, dan orang tua.
Sinergi tersebut jadi modal penting dalam mengantarkan siswa meraih berbagai prestasi, sekaligus membentuk karakter yang baik.
Baca Juga: STIKes Estu Utomo Wisuda 316 Lulusan, Siap Cetak Tenaga Kesehatan Berdaya Saing Global
Marpuji juga menyebut capaian sekolah yang tembus peringkat 22 nasional menjadi bukti, bahwa pengelolaan pendidikan dilakukan secara serius dan profesional.
Ia berpesan agar para lulusan tetap menjaga hubungan dengan almamater, serta memegang teguh nilai-nilai keislaman yang telah diajarkan.
“Kehormatan seseorang bukan dinilai dari pangkat atau jabatan, tetapi dari akhlak dan budi pekertinya. Karena itu, anak-anak harus menjaga ibadah, akhlak, serta iman dan tauhid yang kuat,” bebernya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto