Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

SPMB 2026, SMA Negeri Favorit Masih Jadi Primadona Orang Tua Dan Calon Murid

Alfida Nurcholisah • Senin, 8 Juni 2026 | 17:44 WIB
Calon murin saat menyerahkan berkas pendaftaran untuk diverifikasi panitia SPMB 2026 di SMAN 1 Solo, Senin (8/6). (M IHSAN/RADAR SOLO)
Calon murid saat menyerahkan berkas pendaftaran untuk diverifikasi panitia SPMB 2026 di SMAN 1 Solo, Senin (8/6). (M IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMAN 1 Solo berlangsung lancar.

Sejak dibukanya layanan verifikasi berkas, ratusan calon siswa bersama orang tua memadati sekolah untuk menyelesaikan tahapan pendaftaran.

Salah seorang wali murid Daning Mukowati, 40, mengaku mendaftarkan anaknya melalui jalur afirmasi.

Sebelum verifikasi di sekolah, ia terlebih dahulu mengurus surat keterangan desil di Dinas Sosial (Dinsos) Solo.

Baca Juga: Asah Keterampilan Dan Wadahi Bakat Siswa, SDN Joglo Gelar Empat Ajang Dalam Dua Hari

“Saya mendaftar lewat jalur afirmasi, jadi harus mengurus surat keterangan desil di dinsos terlebih dahulu. Aktivasi akun sudah saya lakukan di rumah, sehingga di sekolah tinggal proses verifikasi,” ujarnya, Senin (8/6).

Daning menjelaskan, keluarganya merupakan pemegang kartu Gakin sehingga memilih jalur afirmasi.

Namun, jika tidak lolos melalui jalur tersebut, anaknya masih berkesempatan mendaftar melalui jalur domisili.

Baca Juga: Akhirussanah SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Luluskan 123 Siswa Dan Peringkat 1 Rata-Rata TKA

Menurutnya, proses SPMB tahun ini relatif mudah karena sebelumnya telah disosialisasikan oleh pihak sekolah asal.

“Prosesnya cukup mudah karena sudah ada sosialisasi dari SMP. Saya juga baru tahu masuk desil satu setelah mengurus ke Dinas Sosial,” katanya.

Ia berharap anaknya dapat diterima di SMAN 1 Solo yang dianggap sebagai salah satu sekolah favorit di Kota Solo.

“Anak saya memang ingin masuk SMAN 1 karena menurutnya bagus dan banyak siswa berprestasi. Kalau diterima, dia bahkan sudah meminta ikut les agar bisa bersaing,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Widyawati, warga Bibis Wetan, Kelurahan Gilingan, Banjarsari yang mendaftarkan keponakannya melalui jalur afirmasi kategori desil 3.

Alhamdulillah lancar, tidak ada kendala berarti. Saya mendaftarkan keponakan lewat jalur afirmasi dan nilai rapornya juga cukup baik,” katanya.

Baca Juga: Wali Murid Protes Hasil Seleksi SMP PK Solo, Disdik: Tidak Ada Intervensi Dan Semua Transparan

Menurut Widyawati, dokumen yang perlu dilengkapi hanya surat keterangan desil dan berkas pendukung lainnya. Ia menilai sistem pendaftaran tahun ini lebih tertata dan cepat.

“SPMB sekarang lebih tersistem sehingga tidak perlu antre terlalu lama,” ujarnya.

Ia berharap keponakannya dapat diterima sehingga tidak perlu mencari sekolah alternatif lainnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Solo Setya Anung mengatakan, seluruh jalur pendaftaran telah dibuka sejak hari pertama.

Baca Juga: Unik! Siswa SMPN 23 Solo Pilih Rayakan Kelulusan Dengan Bagikan 121 Paket Sembako

Setiap hari, sekolah melayani sekitar 130 hingga 140 pendaftar.

“Layanan dibuka pukul 08.00 hingga 15.30. Setelah itu sistem akan otomatis tertutup. Rata-rata setiap hari ada 130 sampai 140 pendaftar yang kami layani,” jelasnya.

Pihak sekolah menerapkan sistem one day service sehingga proses pengecekan data, pengajuan akun, hingga verifikasi berkas dapat diselesaikan dalam satu hari.

“Kami berupaya seluruh proses selesai dalam sehari, mulai dari pengecekan data hingga verifikasi,” katanya.

Menurut Setya, kendala yang paling sering ditemui adalah dokumen prestasi tingkat nasional yang belum dilegalisasi serta kesalahan penentuan titik koordinat domisili saat pengajuan akun.

“Untuk piagam prestasi nasional, masih ada yang belum dilegalisasi oleh instansi terkait. Selain itu, banyak calon siswa yang keliru memasukkan titik koordinat alamat saat pengajuan akun,” ujarnya.

Baca Juga: Hasil Seleksi SMP PK Solo, 150 Siswa Lolos Dengan IQ Tertinggi Tembus 136

Ia menambahkan sebagian besar data calon siswa sudah terintegrasi dengan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga proses verifikasi menjadi lebih mudah.

“Data nama, alamat, hingga informasi lainnya sudah bisa diakses melalui NISN. Untuk jalur afirmasi juga sudah terhubung dengan data DTKS sehingga masyarakat tidak perlu lagi berbondong-bondong mengurus ke kelurahan,” jelasnya.

Hingga Senin siang, jumlah pendaftar yang telah mengambil nomor antrean mencapai lebih dari 560 orang. Sementara kuota yang tersedia di SMAN 1 Solo sebanyak 396 siswa.

“Sampai hari ini sudah lebih dari 560 nomor antrean yang masuk, sedangkan kuota kami 396 siswa,” ujarnya. (alf/bun)

Editor : fery ardi susanto
#sekolag favorit #spmb sma negeri solo 2025 #spmb #sman 1 solo