Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Tetap Siaga Melayani di Hari Sabtu, Petugas SPMB di SMAN 3 Kota Semarang Semarang Dapat Apresiasi Gubernur

Tri wahyu Cahyono • Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:59 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memantau SPMB tingkat SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 3 Kota Semarang, Sabtu (13/6/2026). (DOK.PEMPROV JATENG)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memantau SPMB tingkat SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 3 Kota Semarang, Sabtu (13/6/2026). (DOK.PEMPROV JATENG)

RADARSOLO.COM-Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027, Sabtu (13/6/2026). 

Pemantauan fisik dilakukan di Posko SPMB Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah serta lingkungan SMA Negeri 3 Kota Semarang.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, jalannya proses registrasi calon siswa berjalan lancar.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Gandeng KPK Benahi Tata Kelola Tambang dari Hulu ke Hilir

Adapun kendala minor yang sempat dihadapi oleh para calon peserta didik beserta orang tua/wali murid mayoritas berkisar pada kendala teknis penggunaan aplikasi pendaftaran.

Kendala tersebut diselesaikan secara langsung lewat asistensi dari para petugas yang disiagakan.

"Rata-rata tidak bisa mengaplikasikan terkait unggah data dan sebagainya, tapi sudah kita bantu semuanya," kata Ahmad Luthfi di sela-sela pemantauan sistem.

Luthfi mengapresiasi kesiapan para guru dan petugas teknis SPMB yang tetap memberikan pelayanan di hari Sabtu.

Dalam pelaksanaan SPMB, gubernur menegaskan komitmen profesionalisme pelayanan melalui penerapan slogan baku.

"Ini salah satu bentuk pelayanan kita, agar anak-anak yang mendaftar SMA ini bisa memilih dan memilah. Mereka itu merupakan aset bagi provinsi di akan datang," jelas Luthfi.

Baca Juga: Gubernur Luthfi Antarkan Provinsi Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik dari Kemendagri

Gubernur kembali menekankan tagline resmi "No Titip-titip, No Jastip" guna memastikan seluruh calon siswa memperoleh hak dan kesempatan kompetisi yang setara.

Pembagian alokasi penerimaan calon murid baru didasarkan pada kuota yang telah ditetapkan sejak awal.

Untuk jenjang SMA Negeri, pembagian kuota meliputi:

Sementara untuk jenjang SMK Negeri, skema kuota diatur melalui:

"Percayalah, kita bisa merekrut peserta didik secara profesional, sesuai ketentuan, dan tidak melanggar hukum," tegas Luthfi saat memberikan pengarahan secara daring kepada petugas di Kantor Cabang Dinas Pendidikan.

"Berikan penjelasan kepada seluruh orangtua/wali murid dengan jelas agar tidak ada komplain. SPMB 2026 ini harus lebih baik dari tahun kemarin," imbuhnya.

Baca Juga: Gubernur Luthfi Instruksikan Anggaran Perubahan 2026 Fokus untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan, Termasuk di Blora

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Sadimin menambahkan, mengantisipasi lonjakan trafik pendaftaran calon murid baru pada tahun ajaran 2026/2027, pihaknya telah memperkuat infrastruktur teknologi dengan menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jateng serta perusahaan teknologi Alibaba.

Langkah mitigasi untuk mencegah risiko jaringan lumpuh (drop) ditempuh melalui penerapan cloud server terintegrasi teknologi auto scaling.

Sistem ini mampu menaikkan kapasitas ruang penyimpanan server secara otomatis sesuai volume pendaftar yang masuk.

Selain itu, disiapkan pula draf proteksi berupa sistem cadangan backup multi-zone untuk mengambil alih operasional jika pusat data utama mengalami gangguan teknis.

Baca Juga: Penanganan Serangan Kawanan Liar Ikut Disinggung Gubernur Luthfi saat Rembug Pembangunan di Boyolali

Dari aspek pelindungan privasi, Sadimin memberikan jaminan bahwa seluruh basis data dokumen elektronik milik calon peserta didik telah diproteksi menggunakan sistem verifikasi berbasis awan (cloud) guna mengantisipasi ancaman kejahatan siber.

"Kami menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa, dari risiko kebocoran data maupun serangan siber," kata Sadimin. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#sman 3 kota semarang #pelayanan #spmb #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi #calon murid baru