Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

SDIT Nur Hidayah Surakarta Lepas Angkatan Ke-23: Boyong Ratusan Prestasi dan Nilai TKA di atas Rerata Provinsi

Alfida Nurcholisah • Rabu, 17 Juni 2026 | 18:53 WIB
PENERUS BANGSA: Prosesi akhirussanah dan pelepasan siswa SDIT Nur Hidayah Surakarta di The Sunan Hotel (17/6). (DOK. SDIT NUR HIDAYAH SURAKARTA)
PENERUS BANGSA: Prosesi akhirussanah dan pelepasan siswa SDIT Nur Hidayah Surakarta di The Sunan Hotel (17/6). (DOK. SDIT NUR HIDAYAH SURAKARTA)

RADARSOLO.COM - SDIT Nur Hidayah Surakarta melepas 115 siswa kelas VI Angkatan ke-23 dalam acara akhirussanah dan pelepasan siswa yang berlangsung khidmat di The Sunan Hotel. Pada momen tersebut, sekolah menegaskan komitmennya mencetak generasi berprestasi yang tetap berlandaskan iman, takwa, dan akhlak mulia.

“Saya mewakili Dinas Pendidikan Kota Solo mengucapkan selamat untuk anak-anakku karena kalian telah selesai menuntaskan pendidikan di sekolah dasar. Hari ini bukan akhir dari segalanya, hari ini adalah awal kalian menuju ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujar Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Solo Eni Idayati dalam sambutannya yang hadir mewakili kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Rabu (17/6).

SAMBUTAN PENGURUS YAYASAN NUR HIDAYAH SOLO ARI PUSPITOWATI. (istimewa)
SAMBUTAN PENGURUS YAYASAN NUR HIDAYAH SOLO ARI PUSPITOWATI. (istimewa)

Sementara itu, Pengurus Yayasan Nur Hidayah Solo Ari Puspitowati mengatakan, pelepasan siswa menjadi momentum membahagiakan sekaligus mengharukan bagi seluruh keluarga besar sekolah.

Menurutnya, capaian 189 prestasi yang berhasil diraih siswa angkatan ke-23 merupakan hasil proses pendidikan selama enam tahun.

“Ini tentu bukan hal yang mudah. Melalui serangkaian proses selama enam tahun. Atas nama pengurus yayasan saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa kelas VI angkatan ke-23,” ujarnya.

Ari berpesan agar para lulusan mampu menghadapi perkembangan teknologi dan media sosial tanpa kehilangan jati diri sebagai muslim.

“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas dalam menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam menyikapinya. Jangan sampai gawai lebih dekat daripada Alquran, jangan sampai media sosial lebih banyak menyita perhatian daripada kedua orang tua,” pesannya.

198 SISWA KELAS VI ANGKATAN KE-23 RESMI LULUS. (M. Ihsan/Radar Solo)
198 SISWA KELAS VI ANGKATAN KE-23 RESMI LULUS. (M. Ihsan/Radar Solo)

 Kepala SDIT Nur Hidayah Solo Rahmat Hariyadi menjelaskan, 115 siswa yang dilepas berhasil menorehkan 189 prestasi di berbagai bidang akademik maupun non akademik.

“Ada prestasi yang terkait olahraga seperti panahan, taekwondo, pencak silat dan sebagainya. Ada juga yang terkait kemampuan bahasa Inggris. Bahasa Inggris dan bahasa Arab sudah kami ajarkan sejak kelas satu sebagai bekal anak-anak ke jenjang berikutnya,” katanya.

Selain itu, Rahmat bersyukur lulusan tahun ini berhasil melewati TKA dengan rerata di atas provinsi. Dalam laporan akademik yang disampaikan, SDIT Nur Hidayah memperoleh rerata nilai TKA Bahasa Indonesia sebesar 84,58 dan Matematika 68,29.

"Alhamdulillah rata-rata nilai TKA sekolah kami melampaui nilai rata-rata tingkat kota hingga nasional. Ada tujuh anak yang berhasil mendapatkan nilai sempurna pada mapel Bahasa Indonesia, dan tujuh anak lainnya dengan nilai di atas 90 pada mapel Matematika," jelasnya.

PENAMPILAN DRAMA YANG DIPENTASKAN PARA SISWA. (M. Ihsan/Radar Solo)
PENAMPILAN DRAMA YANG DIPENTASKAN PARA SISWA. (M. Ihsan/Radar Solo)

Rahmat menambahkan, alumni SDIT Nur Hidayah telah banyak melanjutkan pendidikan dan berkarier di berbagai daerah hingga luar negeri. Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi dosen dan melanjutkan studi di Australia, Rusia, hingga Jepang.

“Di mana pun mereka berada, ternyata tetap memberikan inspirasi dan menjadi penggerak komunitas muslim di sana. Itu menjadi kebanggaan bagi kami,” ujarnya.

Terkait kelanjutan pendidikan lulusan tahun ini, Rahmat menyebut sekira 98 persen siswa telah diterima di sekolah tujuan masing-masing. “Yang sudah mendapat sekolah kisaran 98 persen. Sebagian besar melanjutkan ke SMPIT Nur Hidayah dan pondok pesantren, sementara yang memilih SMP negeri masih menunggu proses seleksi yang sedang berjalan,” katanya.

Dia berharap seluruh lulusan terus berkembang dalam prestasi tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter ketakwaan yang telah ditanamkan selama belajar di SDIT Nur Hidayah. (alf/nik)

Editor : Niko auglandy
#akhirussanah #SDIT Nur Hidayah Surakarta