RADARSOLO.COM - Program Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta kembali meluluskan doktor baru. Dian Titi Sari resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka promosi doktor yang digelar di kampus setempat.
Dalam sidang tersebut, Dian mengangkat disertasi berjudul "Implementasi Internalisasi Strategi Manajerial dan Pedagogis Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil Alamin pada Kurikulum Merdeka dalam Peningkatan Pendidikan Karakter Siswa MTs Negeri 3 Klaten Tahun Ajaran 2024/2025".
Penelitian tersebut menyoroti penguatan pendidikan karakter di MTs Negeri 3 Klaten yang dinilai memiliki karakteristik unik. Menurut Dian, pendidikan karakter di madrasah tidak dijalankan sekadar sebagai program, melainkan dibangun secara struktural melalui sistem yang terintegrasi.
“Madrasah membentuk tim fasilitator untuk melakukan analisis konteks yang kemudian dikristalisasi dalam modul proyek. Pendidikan karakter tidak berjalan secara parsial, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan proses pembelajaran,” ujarnya saat memaparkan hasil penelitian, Kamis (18/6).
Dalam temuannya, proses penguatan karakter berlangsung melalui tiga tahapan. Moral knowing terbentuk ketika siswa berdiskusi dan memecahkan persoalan sehingga memahami nilai tanggung jawab serta kerja keras secara kognitif. Selanjutnya, moral feeling tumbuh melalui dinamika kelompok yang mengasah empati dan kepedulian sosial. Adapun moral action menjadi tahap puncak ketika nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Saya mengamati bagaimana kemandirian dan integritas siswa muncul secara nyata melalui berbagai kegiatan proyek yang dilaksanakan,” jelasnya.
Dian juga menemukan adanya titik temu antara Profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil Alamin (P5RA) dengan Kurikulum Merdeka. Secara epistemologis, keduanya memiliki kesatuan nilai yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.
Menurutnya, Pancasila merupakan kristalisasi nilai luhur bangsa yang selaras dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Karena itu, implementasi P5RA di madrasah tidak dilakukan secara terpisah, melainkan dilebur secara organik dalam proses pembelajaran.
“Dimensi kebinekaan global dalam Kurikulum Merdeka berpadu langsung dengan nilai tasamuh dan muasyarah. Di MTs Negeri 3 Klaten, hal tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan proyek yang melibatkan siswa,” paparnya.
Sementara itu, Rektor UNU Surakarta Mufrod Teguh Mulyo menyatakan, Dian Titi Sari dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Akademik (IPA) 3,88 dan meraih predikat Cumlaude.
Dia mengapresiasi perjuangan promovenda yang menyelesaikan studi doktoral selama kurang lebih tiga setengah tahun. Menurutnya, perjalanan akademik Dian menunjukkan dedikasi tinggi, termasuk ketika mengikuti ujian kualifikasi di Malaysia.
“Keberhasilan doktor Dian Titi Sari tentu tidak lepas dari dukungan keluarga yang selama ini memberikan kesempatan untuk terus menuntut ilmu di UNU Surakarta. Beliau juga mahasiswa yang saat ujian kualifikasi berada di Malaysia,” ujarnya.
Mufrod turut menyampaikan terima kasih kepada tim promotor yang telah mendampingi proses penyusunan disertasi hingga tuntas. Dia berharap capaian akademik tersebut menjadi awal kontribusi yang lebih luas bagi dunia pendidikan.
“Saya berharap Doktor Dian Titi Sari tidak berhenti pada promosi doktor ini, tetapi terus mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (alf/nik)
Editor : Niko auglandy