Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

SPMB 2026 Masuk Tahapan Daftar Ulang, SMA Di Solo Lebih Tertib, SMK Agak Padat

Alfida Nurcholisah • Senin, 22 Juni 2026 | 16:51 WIB
Orang tua mendampingi calon murid baru saat tahapan daftar ulang dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMAN 4 Solo, Senin (22/6). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
Orang tua mendampingi calon murid baru saat tahapan daftar ulang dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMAN 4 Solo, Senin (22/6). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jenjang SMA dan SMK negeri di Solo Raya sudah digeber sejak Senin-Kamis (22-25/6).

Meski secara umum berjalan lancar, pola pelaksanaan di masing-masing sekolah terlihat berbeda. Terutama saat tahapan daftar ulang yang digelar kemarin (22/6).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah VII Jawa Tengah Agung Wijayanto menjelaskan, jenjang SMA menerapkan sistem yang lebih terjadwal.

Dampaknya, tidak menimbulkan penumpukan calon murid baru dan orang tua saat daftar ulang.

Baca Juga: Sembilan Bulan Sekolah Rakyat Berjalan di Solo, Wali Murid Rasakan Perubahan Signifikan

“Saya melihat di SMAN 4 Solo, calon murid dipisahkan sesuai jalur penerimaan dan jadwal yang ditempel sebelumnya. Jadi mereka datang sesuai mekanisme yang sudah diatur,” jelas Agung.

Nah, kondisi berbeda terlihat di sejumlah SMK negeri. Pantauan cabdin, calon murid baru dikumpulkan dalam satu lokasi untuk menerima pengarahan.

“Di SMK lebih padat, karena semua calon murid dikumpulkan di lapangan terlebih dulu untuk diberi penjelasan mengenai mekanisme daftar ulang. Setelah itu baru diarahkan sesuai kebutuhan masing-masing,” imbuh Agung.

Agung menegaskan, proses daftar ulang merupakan tahap verifikasi ulang data peserta yang diterima. Berkas yang sebelumnya diunggah saat pendaftaran, dicocokkan kembali dengan dokumen asli.

Baca Juga: Cara Cek Pengumuman SPMB SMA-SMK Negeri Jateng 2026 Malam Ini di spmb.jatengprov.go.id

“Sejauh ini tidak ada permasalahan berarti. Sebab yang datang sudah dinyatakan diterima. Tinggal mencocokkan dokumen yang diunggah dengan yang aslinya,” bebernya.

Di sisi lain, hasil monitoring dan evaluasi (monev) masih ditemuklan sejumlah kendala.

Di antaranya nilai rapor yang digunakan saat daftar ulang yang tidak sesuai dengan unggahan di laman. Misalnya, nilai yang tercantum 93, namun aslinya 95.

“Itu nanti dicek panitia dan berdampak pada pemeringkatan. Apabila setelah penyesuaian siswa bersangkutan masih dalam kuota diterima, ya tidak masalah. Hanya urutannya saja yang berubah,” urai Agung.

Apabila ditemukan data yang terbukti tidak benar dan menyebabkan peserta tidak memenuhi syarat, sekolah berhak membatalkan sesuai ketentuan yang berlaku. “Peserta yang terbukti tidak benar datanya, bisa dianulir. Posisinya digantikan peserta cadangan,” ujarnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Solo Dipindah ke Sukoharjo, Kuota SD Belum Terpenuhi

Setelah daftar ulang, calon murid baru tinggal menunggu masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Namun tahapan SPMB masih berlanjut hingga akhir Juni untuk pengumuman dan daftar ulang peserta cadangan. Pengumuman peserta cadangan dijadwalkan 26 Juni, sedangkan daftar ulang pada 29 Juni.

“Prinsipnya, kami mengambil data dari sistem. Jika ada peserta yang mengundurkan diri atau dibatalkan, kursinya diberikan kepada peserta cadangan sesuai urutan yang ada dalam jurnal sistem,” tegas Agung. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#spmb 2026 #sma smk #cabdin VII jateng #Daftar Ulang #kota solo