Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

SPMB 2026, Pendaftar Sekolah Favorit Di Solo Membeludak

Alfida Nurcholisah • Rabu, 1 Juli 2026 | 18:50 WIB
Ilustrasi orang tua konsultasi terkait persoalan SPMB 2026 di helpdesk pemkot di Balai Kota Solo, Selasa (30/6). (M IHSAN/RADAR SOLO)
Ilustrasi orang tua konsultasi terkait persoalan SPMB 2026 di helpdesk pemkot di Balai Kota Solo, Selasa (30/6). (M IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Menjelang penutupan seleksi penerimaan murid baru (SPMB), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo mencatat minat masyarakat masih terkonsentrasi di sejumlah sekolah favorit.

Kondisi tersebut membuat sebagian sekolah telah dipenuhi pendaftar, sementara sekolah lain masih memiliki kursi kosong.

Kepala Disdik Kota Solo Dwi Ariyatno mengatakan, hingga hari terakhir pendaftaran masih ada peluang pergerakan calon murid karena sistem seleksi menggunakan pemeringkatan.

Pendaftar yang tidak lolos di sekolah favorit diperkirakan akan bergeser ke sekolah lain di sekitarnya.

Baca Juga: SPMB 2026, Pendaftar Sekolah Favorit Di Solo Membeludak

"Antusias masyarakat memang masih terpusat di beberapa sekolah yang dianggap favorit. Nanti ketika peringkat bergerak, pendaftar akan menyebar ke sekolah-sekolah di sekitarnya," katanya, Rabu (1/7).

Menurut Dwi, sekolah negeri sebenarnya tersebar di hampir seluruh wilayah Kota Solo.

Namun, orientasi masyarakat masih mengarah ke sekolah-sekolah tertentu, seperti SDN Kleco dan SDN Cemara 2 yang setiap tahun menjadi tujuan utama pendaftar.

Baca Juga: Miris, SDN Tegalnayu Solo SPMB 2026 Hanya Jaring Lima Murid Baru

Selain faktor sekolah favorit, keberadaan sekolah swasta juga memengaruhi pilihan orang tua.

Sebagian memilih sekolah swasta karena mempertimbangkan program pendidikan yang ditawarkan, meski harus menyesuaikan kemampuan pembiayaan.

Dwi mengaku, tidak membatasi kuota sekolah swasta.

Sebaliknya, sekolah negeri didorong lebih aktif mengenalkan keunggulan masing-masing kepada masyarakat, mulai dari kualitas guru, fasilitas hingga bangunan yang telah direnovasi.

"Kami mendorong sekolah negeri lebih aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat. Banyak sekolah yang kualitasnya baik, tetapi belum banyak diketahui warga sekitar," ujarnya.

Baca Juga: Peminat SPMB 2026 Membeludak, Kursi PAUD Negeri Di Solo Ludes

Apabila setelah penutupan SPMB masih terdapat kuota yang belum terpenuhi, Disdik Solo tetap memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan sekolah.

Namun mekanisme tersebut bukan melalui pembukaan pendaftaran offline.

"Kami tidak membuka SPMB offline, hanya menampung bagi yang membutuhkan sekolah selama kuota masih ada," tambah Tarno, sekretaris Disdik Kota Solo. (alf/bun)

Editor : fery ardi susanto
#spmb 2026 #sd negeri #SMP negeri #disdik kota solo #Sekolah Favorit