Siapa Orang Pertama yang Menyebarkan Kabar Indonesia Merdeka?

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 08:03 WIB
Banyak Tokoh yang Berperan dalam Menyampaikan Kabar Indonesia Merdeka. (AI Generated)
Banyak Tokoh yang Berperan dalam Menyampaikan Kabar Indonesia Merdeka. (AI Generated)

RADARSOLO.COM - Membaca teks Proklamasi pada 17 Agustus 1945 memang menjadi momen bersejarah. Namun, pernah terpikir bagaimana kabar bahwa Indonesia telah merdeka bisa sampai ke berbagai daerah, padahal saat itu belum ada internet, media sosial, bahkan siaran televisi?

Faktanya, kabar kemerdekaan tidak langsung diketahui seluruh masyarakat Indonesia pada hari yang sama. Di balik penyebaran berita itu, ada banyak tokoh yang bergerak diam-diam dengan mempertaruhkan nyawa.

Sesaat setelah Proklamasi dibacakan oleh Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta, para pemuda sadar bahwa kemerdekaan tidak akan berarti jika rakyat di berbagai daerah tidak segera mengetahuinya.

Akhirnya, mereka bergerak cepat.

Baca Juga: Selain Merah Putih, Kenapa Bulan Agustus Selalu Identik dengan Umbul-Umbul?

Tokoh yang paling sering disebut sebagai sosok penting dalam penyebaran kabar kemerdekaan adalah Adam Malik, bersama para pemuda lainnya yang bekerja di kantor berita Jepang, Domei. Mereka berusaha agar berita Proklamasi dapat dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia, meski mendapat pengawasan ketat dari tentara Jepang.

Peran besar juga datang dari wartawan B.M. Diah. Ia tidak hanya membantu menyebarkan informasi mengenai Proklamasi tetapi juga menyelamatkan naskah asli Proklamasi yang sempat dianggap tidak lagi diperlukan. Berkat tindakannya, naskah tulisan tangan Soekarno masih bisa dilihat hingga sekarang.

Sementara itu, seorang tokoh lain yang tak kalah penting adalah Yusuf Ronodipuro. Ia bersama rekan-rekannya memanfaatkan Radio Hoso Kyoku, stasiun radio milik Jepang untuk menyiarkan berita Proklamasi ke berbagai daerah. Meskipun Jepang sempat melarang penyiaran tersebut, informasi telanjur menyebar dan didengar masyarakat.

Bukan hanya lewat radio.

Baca Juga: Zaman Belum Ada Internet, Begini Cara Kabar Indonesia Merdeka Menyebar

Berita kemerdekaan juga dibawa oleh para kurir, pegawai kereta api, pelaut, hingga masyarakat yang bepergian dari Jakarta ke kota lain. Ada yang membawa salinan teks Proklamasi, ada pula yang hanya mengandalkan cerita dari mulut ke mulut.

Di beberapa daerah, masyarakat bahkan baru mengetahui Indonesia merdeka beberapa hari, bahkan beberapa minggu kemudian. Hal ini terjadi karena terbatasnya sarana komunikasi dan masih kuatnya pengawasan tentara Jepang.

Meski begitu, semangat untuk menyebarkan kabar kemerdekaan tidak pernah padam. Wartawan, penyiar radio, pegawai pos, hingga rakyat biasa memiliki peran yang sama pentingnya. Mereka memastikan kabar itu sampai ke seluruh penjuru negeri.

 

Editor : Kabun Triyatno
annas rohmanda purbaningrum kabar merdeka indonesia Tokoh