RADARSOLO.COM—Semangat berbagi dan kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak kembali diwujudkan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta melalui kegiatan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) tahun 2026.
Sebanyak 69 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA yang merupakan putra-putri tenaga outsourcing ISI Surakarta menerima santunan berupa tabungan pendidikan senilai total Rp 57.615.000, disertai paket alat tulis.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di halaman Rektorat ISI Surakarta.
Momentum tersebut menjadi semakin bermakna karena bantuan pendidikan diberikan bertepatan dengan peringatan kemerdekaan bangsa, yang tidak hanya dimaknai sebagai perayaan sejarah, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya menghadirkan kesempatan pendidikan yang layak bagi generasi penerus.
Santunan tabungan pendidikan dan paket alat tulis tersebut diperoleh melalui dukungan Bank Jateng Cabang Surakarta sebagai sponsor utama kegiatan, KPRI ISI Surakarta, dan donasi internal baik dari dosen maupun anggota Dharma Wanita ISI Surakarta.
Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menempuh pendidikan dan meraih cita-cita.
Ketua DWP ISI Surakarta Resita Bondet Wrahatnala menyampaikan bahwa kegiatan GNOTA merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan.
Pendidikan, menurutnya, bukan semata-mata persoalan akademik, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
“Bantuan ini mungkin tidak besar nilainya, tetapi kami berharap dapat menjadi tanda bahwa masih banyak pihak yang peduli dan ingin hadir untuk mendukung pendidikan anak-anak. Kami ingin mereka merasa bahwa ada orang-orang yang ikut mendoakan dan mendukung perjalanan mereka untuk meraih cita-cita,” ujarnya.
Baca Juga: Jaga Stok Darah dan Kepedulian Sosial, DWP ISI Surakarta Rutin Gelar Aksi Donor Darah
Momentum pemberian santunan pada peringatan Kemerdekaan RI ke-81 juga memiliki makna tersendiri.
Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu bangsa perlu terus diisi dengan upaya membangun generasi yang memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Memaknai kemerdekaan bukan hanya dengan mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga dengan memastikan bahwa anak-anak bangsa memiliki kesempatan untuk tumbuh dan memperoleh pendidikan. Karena itu, kepedulian terhadap pendidikan merupakan bagian dari cara kita mengisi kemerdekaan,” lanjutnya.
DWP ISI Surakarta menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bank Jateng Cabang Surakarta dan KPRI ISI Surakarta atas dukungan dan kontribusinya sehingga kegiatan GNOTA dapat terlaksana dengan baik.
Baca Juga: Tebus Paket Sembako Cuma Rp 35 Ribu, Bazar Murah Dan UMKM DWP ISI Surakarta Diserbu
Apresiasi yang sama disampaikan kepada para donatur dari lingkungan internal ISI Surakarta, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk materi, tenaga, maupun pemikiran.
Dukungan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara lembaga pendidikan, dunia perbankan, keluarga besar perguruan tinggi, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan ekosistem yang semakin peduli terhadap masa depan generasi muda.
Pemimpin Bidang Pemasaran Bank Jateng Surakarta Rahmadi mengungkapkan, kegiatan GNOTA tidak berhenti pada pemberian bantuan semata.
Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya kepedulian, berbagi, dan gotong royong di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami percaya bahwa setiap anak berhak memiliki masa depan yang cerah, dan dukungan dari berbagai pihak dapat menjadi langkah penting dalam mewujudkannya,” ungkapnya.
Sebanyak 69 siswa penerima bantuan, yang terdiri atas siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, diharapkan dapat memanfaatkan tabungan pendidikan dan paket alat tulis tersebut sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan belajar.
Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial, DWP ISI Surakarta Rutin Gelar Donor Darah Tiap Tiga Bulan
“Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, tidak mudah menyerah, dan berani memiliki cita-cita. Kami berharap suatu saat nanti mereka juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian dan bersedia meneruskan semangat berbagi kepada sesama," jelas Rahmadi.
"Bank Jateng Surakarta berkomitmen untuk terus hadir, bersinergi, dan memberikan kontribusi positif bagi pendidikan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Melalui GNOTA, DWP ISI Surakarta menegaskan kembali bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan-tindakan sederhana yang memberi manfaat nyata.
Sebab, membangun Indonesia yang maju tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak bangsa. (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com