5 Fakta Menarik tentang Bahasa Indonesia

Inayah Choirunisa • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Bahasa Indonesia memiliki perjalanan sejarah yang unik. Mulai dari berakar bahasa Melayu, dibawa ke luar angkasa via Voyager, hingga kini diakui sebagai salah satu bahasa resmi Konferensi Umum UNESCO.
Bahasa Indonesia memiliki perjalanan sejarah yang unik. Mulai dari berakar bahasa Melayu, dibawa ke luar angkasa via Voyager, hingga kini diakui sebagai salah satu bahasa resmi Konferensi Umum UNESCO.

RADARSOLO.COM – Bahasa Indonesia menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari percakapan, pendidikan, pemberitaan hingga urusan pemerintahan. Namun, di balik penggunaannya yang begitu akrab, bahasa Indonesia menyimpan sejumlah fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui penuturnya.

Berikut lima di antaranya.

1. Berakar dari Bahasa Melayu

Bahasa Indonesia tidak muncul begitu saja. Bahasa ini berakar dari bahasa Melayu yang sejak lama digunakan sebagai bahasa perhubungan di berbagai wilayah Nusantara.

Baca Juga: Kok Emoji Bisa Jadi "Word of the Year"? Ternyata Pernah Mengalahkan Kata-Kata

Bahasa Melayu memiliki posisi penting sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antardaerah. Karena telah digunakan secara luas, bahasa tersebut kemudian menjadi salah satu dasar perkembangan bahasa Indonesia modern.

Pilihan tersebut juga membuat bahasa Indonesia dapat diterima sebagai bahasa bersama di tengah masyarakat Nusantara yang memiliki ratusan bahasa daerah.

2. Nama Bahasa Indonesia Muncul Sebelum Kemerdekaan

Nama “bahasa Indonesia” sudah digunakan sebelum Indonesia merdeka.

Hal itu salah satunya tercermin dalam Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Para pemuda saat itu mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Artinya, bahasa Indonesia sebagai simbol persatuan telah diletakkan jauh sebelum Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Pengakuan tersebut kemudian semakin memperkuat kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

Baca Juga: Kenapa Sih Emoji Baru Muncul Tiap Tahun? Ini Rahasianya!

3. Pernah Dibawa ke Luar Angkasa

Bahasa Indonesia ternyata pernah ikut “berkelana” ke luar angkasa.

Pada 1977, NASA meluncurkan wahana Voyager yang membawa Golden Record, sebuah piringan berisi berbagai rekaman suara, musik, gambar, dan salam dari berbagai negara serta kebudayaan di Bumi.

Bahasa Indonesia termasuk salah satu bahasa yang direkam dalam salam tersebut. Dengan begitu, bahasa Indonesia tidak hanya terdengar di berbagai wilayah dunia, tetapi juga pernah menjadi bagian dari pesan yang dikirim manusia ke luar angkasa.

4. Kosakatanya Dipengaruhi Banyak Bahasa

Bahasa Indonesia juga memiliki kosakata yang berasal dari berbagai bahasa.

Pertemuan masyarakat Nusantara dengan bangsa dan kebudayaan lain selama berabad-abad ikut memperkaya perbendaharaan kata. Pengaruh tersebut dapat ditemukan dari bahasa Sanskerta, Arab, Portugis, Belanda hingga Inggris.

Beberapa kata yang digunakan sehari-hari bahkan mungkin tidak terasa sebagai kata serapan. Misalnya, “meja” berasal dari bahasa Portugis, sedangkan “kantor” berasal dari bahasa Belanda. Sementara itu, kata seperti aktor, musik, tiket, dan tren merupakan contoh kosakata yang diserap dari bahasa Inggris.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa bahasa Indonesia terus terbentuk melalui pertemuan dengan berbagai kebudayaan.

Baca Juga: Tujuh Emoji Populer yang Jadi Bahasa Rahasia Gen Z

5. Bahasa Indonesia Kini Punya Kedudukan Internasional

Perkembangan bahasa Indonesia tidak berhenti di dalam negeri. Bahasa Indonesia juga semakin mendapat tempat di tingkat internasional.

Salah satu tonggak penting terjadi pada November 2023, ketika bahasa Indonesia ditetapkan sebagai salah satu bahasa resmi Konferensi Umum UNESCO. Kedudukannya kemudian sejajar dengan sejumlah bahasa lain yang digunakan dalam forum tersebut.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa bahasa Indonesia memiliki peran yang semakin luas di luar fungsi sehari-hari masyarakat Indonesia.

Lima fakta tersebut menunjukkan bahwa bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa ini memiliki perjalanan panjang, terbentuk dari berbagai pengaruh, digunakan untuk menyatukan masyarakat yang beragam, bahkan telah hadir dalam ruang internasional.

Bagi penuturnya, penggunaan bahasa Indonesia mungkin terasa biasa. Namun, di balik kata-kata yang diucapkan setiap hari, terdapat sejarah panjang yang membuat bahasa ini terus berkembang hingga sekarang. (inayah choirunisa)

Editor : Kabun Triyatno
inayah choirunisa Masyarakat indonesia nusantara bahasa