RADARSOLO.COM – Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjukkan siswa SD di Kota Solo.
Usai salat Duha berjamaah, siswa menggalang dana untuk membantu warga yang terdampak bencana, kemarin (21/8).
Kepala SD Muhammadiyah 24 Solo Gatot Suhirman mengatakan, penggalangan dana tersebut bentuk empati sekaligus pembelajaran bagi siswa agar terbiasa berbagi kepada sesama.
”Pada Jumat biasanya kami salat Jumat berjamaah di halaman sekolah. Setelah salat dilakukan penggalangan dana untuk korban gempa bumi di NTT Flores. Ini juga sebagai bentuk empati dan pembelajaran kepada siswa untuk menyalurkan uang seikhlasnya,” kata Gatot.
Dana yang terkumpul nantinya disalurkan melalui LazisMu Solo.
Baca Juga: Mahasiswa UMS Kembangkan Aplikasi Proteksi Pekerja Migran Dari Penipuan, Raih Perak Di Jepang
Kegiatan penggalangan dana serupa akan dilakukan ketika terjadi bencana di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana perlu ditanamkan kepada siswa sejak dini.
”Kalau ada korban bencana di Indonesia, kami juga melakukan penggalangan dana seperti ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, sekolahnya memiliki 239 siswa yang didukung sekitar 18 guru dan tenaga kependidikan. Seluruh warga sekolah diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut secara sukarela.
Sementara itu, siswa kelas IV Husna Nissa mengaku ikut tergerak membantu setelah mengetahui kabar gempa di NTT dari ibunya.
”Tadi ada salat Duha berjamaah dan tausiah sedikit, habis itu menyumbang untuk di Nusa Tenggara Timur yang sedang terkena bencana gempa bumi,” kata Husna.
Meski mengaku bantuan yang diberikan tidak banyak, Husna berharap donasi tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan korban bencana, seperti makanan dan minuman.
”Aku rasa ini berharga untuk mereka. Pasti mereka kesulitan mencari beras, minyak, atau kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Husna juga menitipkan doa bagi anak-anak yang terdampak bencana agar tetap semangat bersekolah.
”Harapannya bantuan ini bisa memberi mereka susu, minuman, atau makanan biar tetap semangat. Kami dari sini memberi doa untuk korban bencana,” tandasnya. (alf/adi)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo