8.200 Maba UMS Ikuti MASTA PMB 2026, 58 Di Antaranya Mahasiswa Asing

Alfida Nurcholisah • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 19:16 WIB
Masta PMB UMS 2026 di Edutorium K.H Ahmad Dahlan, Kamis (3/9). (Dok. Humas UMS)
Masta PMB UMS 2026 di Edutorium K.H Ahmad Dahlan, Kamis (3/9). (Dok. Humas UMS)

RADARSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Masa Ta'aruf (Masta) PMB UMS 2026 di Edutorium K.H Ahmad Dahlan, Kamis (3/9).

Kegiatan yang akan berlangsung selama enam hari tersebut sebagai ajang pengenalan lingkungan kampus bagi mahasiswa baru.

Tahun ini, sekitar 8.200 mahasiswa tercatat melakukan registrasi setelah proses penerimaan mahasiswa baru ditutup.

Rektor UMS Harun Joko Prayitno mengatakan, 8.200 mahasiswa baru UMS adalah mahasiswa pilihan dan teladan bagi masyarakat.

Ia mengajak mahasiswa baru dan civitas academica UMS untuk mewujudkan generasi Islami, Mencerahkan, Unggul, Mendunia, sekaligus penggerak perubahan dalam dinamika global.

“Saatnya kita memberikan layanan catur darma terbaik kepada mahasiswa baru supaya semuanya dapat lulus tepat waktu dan memiliki keterampilan dalam hidup, kehidupan, penghidupan, dan berpenghidupan bermasyarakat,” jelas Rektor optimis.

Baca Juga: 759 Calon Mahasiswa UMS Mundur, Lanjut PTN Dan Sekolah Kedinasan

Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS Ahmad Kholid mengatakan, Masta menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal ekosistem pendidikan, organisasi, hingga pengembangan minat dan bakat di lingkungan kampus.

"Alhamdulillah dari 28 ribuan mahasiswa yang mendaftar di UMS, kemarin sore sudah ditutup dan ada 8.200-an mahasiswa yang registrasi di UMS. Tentu mereka perlu mengenal ekosistem kampus yang baru seperti apa," ujarnya.

Rangkaian Masta PMB UMS 2026 digelar selama enam hari.

Kegiatan diawali dengan grand opening yang menghadirkan PP Muhammadiyah, Ismail Fahmi, dengan materi yang menyoroti pentingnya literasi digital di era kecerdasan buatan (AI).

Menurut Ahmad, materi tersebut diberikan agar mahasiswa baru tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkan perkembangan AI secara bijak untuk menghasilkan karya dan memberikan dampak positif.

"Ini sejalan dengan mahasiswa baru sekarang di era AI. Bagaimana mereka bisa melihat literasi digital untuk bisa menjadi mahasiswa yang berdampak," katanya.

Setelah pembukaan, mahasiswa baru mendapatkan materi universitaria. Selanjutnya mereka akan mengikuti kegiatan di tingkat fakultas serta pengenalan ke-IMM-an.

Rangkaian Masta kemudian ditutup dengan Expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pada pekan depan.

Ahmad menegaskan, pengenalan kehidupan kampus tidak hanya berfokus pada aspek akademik.

Mahasiswa juga diarahkan mengembangkan kemampuan nonakademik melalui berbagai organisasi dan UKM sesuai minat dan bakat masing-masing.

Baca Juga: Dikepung Asap Tebal Kebakaran TPA Putri Cempo, KBM SMAN 8 Solo Terganggu

Mahasiswa asing juga menjadi bagian dari Masta PMB UMS 2026. Dari total 58 mahasiswa asing yang terdaftar, mereka berasal dari jenjang S1, S2, hingga S3.

"Mahasiswa asing juga ikut karena mereka juga menjadi bagian dari mahasiswa kita," ujar Ahmad.

Meski mengikuti rangkaian penyambutan bersama mahasiswa lainnya, UMS akan memberikan agenda khusus bagi mahasiswa asing.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kampus sekaligus membangun interaksi sosial selama menjalani studi di UMS.

Dari 58 mahasiswa asing tersebut, sebanyak 19 mahasiswa jenjang S1 mengikuti rangkaian Masta dari awal hingga akhir.

Ketua Panitia Masta PMB UMS 2026 Nur Akhlis mengatakan, minat mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan di UMS cukup tinggi.

Salah satu daya tariknya adalah reputasi UMS sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang memiliki posisi kuat di tingkat internasional, ditambah dengan penyediaan beasiswa bagi mahasiswa asing.

"UMS sendiri pernah menjadi kampus universitas Islam terbaik di dunia sehingga memberikan daya tawar yang tinggi kepada mahasiswa asing," kata Akhlis.

Baca Juga: Api TPA Putri Cempo Belum Padam, Polisi Kerahkan Water Cannon dan Tim Medis

Menurutnya, pada tahun sebelumnya lebih dari 80 mahasiswa asing sempat bersaing mendapatkan beasiswa UMS.

Mereka berasal dari berbagai negara dan mengambil program studi yang beragam, mulai dari bidang engineering, informatika, hukum hingga pendidikan agama Islam.

Sementara tahun ini, jumlah mahasiswa asing yang diterima relatif masih sama dengan tahun sebelumnya, meski jumlah peminatnya menunjukkan peningkatan. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
mahasiswa baru mahasiswa asing masta ums