PkM Internasional UDB Malaysia: Penguatan Human Capital Anak Indonesia melalui Literasi AI dan Kewirausahaan

Nur Pramudito • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 13:32 WIB
PkM Internasional UDB Malaysia: Penguatan Human Capital Anak Indonesia melalui Literasi AI dan Kewirausahaan
PkM Internasional UDB Malaysia: Penguatan Human Capital Anak Indonesia melalui Literasi AI dan Kewirausahaan

RADARSOLO.COM - Tim PkM Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta, Universitas Sebelas Maret (UNS), dan UniKL Business School Malaysia, dibantu oleh dua mahasiswa  melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Sanggar Belajar (SB) Kampung Bharu Kuala Lumpur.

Kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak Indonesia dengan mengenalkan literasi kecerdasan buatan (AI), pembelajaran digital, dan pendidikan kewirausahaan.

Melalui kegiatan pembelajaran, pelatihan, dan pendampingan, siswa diperkenalkan pada pemanfaatan AI secara produktif, kreatif, aman, dan bertanggung jawab untuk mendukung proses belajar.

PkM Internasional UDB Malaysia: Penguatan Human Capital Anak Indonesia melalui Literasi AI dan Kewirausahaan
PkM Internasional UDB Malaysia: Penguatan Human Capital Anak Indonesia melalui Literasi AI dan Kewirausahaan

Materi kewirausahaan juga diberikan untuk menumbuhkan kreativitas, inovasi, kemampuan melihat peluang, dan kemandirian.

Program bertajuk “Building Human Capital of Indonesian Migrant Learning Communities by Utilizing AI Literacy and Entrepreneurship Education”, menurut Ketua PkM Internasional, Indah Wahyu Utami, Ph.D., kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi akademisi Indonesia dan Malaysia diharapkan memberikan banyak manfaat bagi pengembangan ketrampilan dan kompetensi siswa di Sanggar Belajar, sekaligus mendukung penguatan pendidikan dan keterampilan masa depan di tengah perkembangan teknologi digital.

PkM Internasional UDB Malaysia: Penguatan Human Capital Anak Indonesia melalui Literasi AI dan Kewirausahaan
PkM Internasional UDB Malaysia: Penguatan Human Capital Anak Indonesia melalui Literasi AI dan Kewirausahaan

Dalam kegiatan literasi AI, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi secara produktif, kreatif, aman, dan bertanggung jawab untuk mendukung proses belajar.

Sementara itu, materi kewirausahaan diarahkan untuk menumbuhkan kreativitas, keberanian mengenali peluang, kemampuan berinovasi, serta pola pikir mandiri sejak usia sekolah.

Selain menyasar siswa, program juga memberikan penguatan kepada relawan dan fasilitator pembelajaran melalui materi kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan pengembangan kapasitas organisasi.

Dengan demikian, manfaat kegiatan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi dapat terus dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran di SB Kampung Bharu.

Tim PkM Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta, Universitas Sebelas Maret (UNS), dan UniKL Business School Malaysia, dibantu oleh dua mahasiswa  melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Sanggar Belajar (SB) Kampung Bharu Kuala Lumpur.

Kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak Indonesia dengan mengenalkan literasi kecerdasan buatan (AI), pembelajaran digital, dan pendidikan kewirausahaan.

Melalui kegiatan pembelajaran, pelatihan, dan pendampingan, siswa diperkenalkan pada pemanfaatan AI secara produktif, kreatif, aman, dan bertanggung jawab untuk mendukung proses belajar.

Materi kewirausahaan juga diberikan untuk menumbuhkan kreativitas, inovasi, kemampuan melihat peluang, dan kemandirian.

Program bertajuk “Building Human Capital of Indonesian Migrant Learning Communities by Utilizing AI Literacy and Entrepreneurship Education”, menurut Ketua PkM Internasional, Indah Wahyu Utami, Ph.D., kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi akademisi Indonesia dan Malaysia diharapkan memberikan banyak manfaat bagi pengembangan ketrampilan dan kompetensi siswa di Sanggar Belajar, sekaligus mendukung penguatan pendidikan dan keterampilan masa depan di tengah perkembangan teknologi digital.

Dalam kegiatan literasi AI, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi secara produktif, kreatif, aman, dan bertanggung jawab untuk mendukung proses belajar.

Sementara itu, materi kewirausahaan diarahkan untuk menumbuhkan kreativitas, keberanian mengenali peluang, kemampuan berinovasi, serta pola pikir mandiri sejak usia sekolah.

Selain menyasar siswa, program juga memberikan penguatan kepada relawan dan fasilitator pembelajaran melalui materi kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan pengembangan kapasitas organisasi.

Dengan demikian, manfaat kegiatan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi dapat terus dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran di SB Kampung Bharu.

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Radar Solo
UniKL Business School Malaysia malaysia uns UDB Surakarta PKM