Prodi BK UPI Uji Prototipe Aplikasi “BK KITA” Bersama Guru BK SMP Se-Solo Raya

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 19:38 WIB
Tim peneliti Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kegiatan Pengujian Model dan Prototipe Aplikasi “BK KITA: Aplikasi Android untuk Penguatan Keterampilan Hidup Siswa SMP/Sederajat” di Ruang Sidang Gedung F, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu (23/9/2026).
Tim peneliti Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kegiatan Pengujian Model dan Prototipe Aplikasi “BK KITA: Aplikasi Android untuk Penguatan Keterampilan Hidup Siswa SMP/Sederajat” di Ruang Sidang Gedung F, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu (23/9/2026).

RADARSOLO.COM– Tim peneliti Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kegiatan Pengujian Model dan Prototipe Aplikasi “BK KITA: Aplikasi Android untuk Penguatan Keterampilan Hidup Siswa SMP/Sederajat” pada Rabu (23/9/2026) di Ruang Sidang Gedung F, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta.

Kegiatan yang dipimpin Ketua Peneliti, Prof. Dr. Nandang Rusmana, M.Pd., ini melibatkan 37 guru BK SMP delegasi Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Surakarta/Wilayah Solo Raya, dan terselenggara atas kerja sama Prodi BK UPI dengan Prodi BK UNS.

Aplikasi BK KITA merupakan hasil riset Prodi BK UPI yang didanai melalui Program Hilirisasi Riset Prioritas skema Pengujian Model dan Prototipe Tahun 2026 dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Selain Prof. Nandang, tim peneliti beranggotakan Prof. Dr. Anne Hafina Adiwinata, M.Pd., Rifqy Muhammad Hamzah, M.Pd., dan Tb. Moh. Irma Ari Irawan, M.Pd., dengan Rangga Gelar Guntara, S.Kom., M.Kom. sebagai pengembang aplikasi.

Baca Juga: Isi Seminari Di UNS, Menbud Fadli Zon Ingatkan Ilmuwan Sosial Pantang Kutip Teori Asing

Melalui kegiatan ini, Prodi BK UPI membawa kepakaran bimbingan dan konseling yang dimilikinya melampaui lingkup Jawa Barat dan menjangkau langsung para praktisi BK di Jawa Tengah.

Peran UPI dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai pengembang, tetapi juga sebagai penghubung antara riset kampus dan kebutuhan nyata di sekolah.

Para guru BK yang hadir menjadi pihak pertama di luar tim peneliti yang mencoba langsung aplikasi, sekaligus memberikan penilaian sebagai calon pengguna.

“Aplikasi ini kami rancang agar guru BK memiliki media layanan yang dekat dengan dunia siswa hari ini. Karena itu, masukan dari guru BK yang setiap hari berhadapan dengan siswa sangat menentukan arah penyempurnaannya,” ujar Prof. Nandang.

Hasil pengujian ini juga menjadi bukti validasi di lingkungan relevan yang dibutuhkan untuk menaikkan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) aplikasi dari level 4 ke level 5.

Pengembangan BK KITA berangkat dari kebutuhan siswa SMP akan penguatan keterampilan hidup (life skills).

Seperti kemampuan mengenali diri, mengelola emosi, berelasi sehat dengan orang lain, dan mengambil keputusan.

Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi membuka peluang agar layanan BK dapat diberikan secara lebih adaptif, menarik, dan mudah dijangkau siswa melalui perangkat Android yang akrab dengan keseharian mereka.

Kegiatan berlangsung secara luring dan dikemas dalam beberapa tahap, yaitu pemaparan latar belakang penelitian, demonstrasi fitur aplikasi, uji coba mandiri dan berkelompok oleh peserta, pengisian instrumen evaluasi, serta diskusi kelompok terpumpun (FGD).

Baca Juga: Gandeng Murid SMA di Kota Solo, Chemistry Fair UNS Kenalkan Kimia lewat Eksperimen Interaktif

Melalui rangkaian tersebut, tim peneliti menjaring penilaian peserta terkait kelebihan, kekurangan, serta kendala penggunaan aplikasi di lapangan.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi agar hasil risetnya tidak berhenti pada laporan dan publikasi, melainkan hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan menguji aplikasi langsung bersama guru BK, riset Prodi BK UPI bergerak dari ruang akademik menuju ruang kelas dan ruang konseling di sekolah.

Dampaknya diharapkan terasa berlapis: guru BK memperoleh perangkat layanan digital yang siap pakai, siswa mendapat akses layanan pengembangan diri yang lebih luas, dan sekolah terbantu dalam menjalankan program BK yang terencana dan terukur.

Upaya ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penguatan keterampilan hidup siswa mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya dalam membekali peserta didik dengan keterampilan yang relevan untuk kehidupannya.

Layanan BK yang membantu siswa mengelola emosi dan membangun relasi sehat turut mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) pada aspek kesehatan mental dan kesejahteraan remaja.

Sementara itu, kolaborasi antara UPI, UNS, dan MGBK mencerminkan semangat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Dari hasil diskusi, tim peneliti merumuskan sejumlah rekomendasi strategis sebagai tindak lanjut.

Kegiatan dibuka dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari Ketua Peneliti Prof. Dr. Nandang Rusmana, M.Pd., Dekan FKIP UNS Dr. Imam Sujadi, M.Si., dan Kepala Program Studi BK UNS Dr. Naharus Surur, M.Pd.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP UNS menyambut baik kolaborasi antarperguruan tinggi yang berorientasi pada pemecahan persoalan pendidikan di sekolah.

Baca Juga: Hama Jadi Musuh Pertani Padi, Mahasiswa UNS Ciptakan Alat Pengusir Tikus, Burung, Dan Wereng Sekaligus

Sementara Kaprodi BK UNS menyampaikan harapan agar kerja sama kedua prodi dapat berlanjut pada kegiatan penelitian dan pengabdian berikutnya.

Setelah itu, acara berlanjut dengan pemaparan penelitian oleh Prof. Nandang, demonstrasi fitur oleh tim pengembang, uji coba aplikasi, pengisian instrumen evaluasi, FGD, dan penyampaian kesimpulan serta rencana tindak lanjut.

Kegiatan ditutup pada pukul 15.45 WIB dengan sesi dokumentasi bersama.

Melalui pengujian ini, Prodi BK UPI berharap BK KITA dapat segera disempurnakan dan diimplementasikan lebih luas, sehingga menjadi salah satu kontribusi nyata UPI dalam menghadirkan layanan bimbingan dan konseling yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digital. (*) 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Prodi BK UPI Aplikasi BK KITA uns