RADARSOLO.COM-Genap satu dekade, SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo meneguhkan langkah untuk memasuki dekade kedua dengan memperkuat prestasi, karakter, literasi, dan budaya berkarya.
Momentum tersebut ditandai dengan peluncuran sejumlah karya dan program pengembangan sekolah.
Puncak Milad Ke-10 SMA Muhammadiyah PK Kottabarat digelar di Minoa Hotel Solo pada Jumat malam (25/9).
Mengusung tema “Satu Dekade Berkarya: Mengukir Prestasi, Meneguhkan Dedikasi”, kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi perjalanan sekolah sekaligus menyiapkan arah pengembangan ke depan.
Baca Juga: Tim Paduan Suara SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Matangkan Persiapan
Kepala SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Upik Mairina mengatakan, usia 10 tahun bukan sekadar penanda bertambahnya umur sekolah.
Satu dekade menjadi kesempatan untuk melihat kembali capaian yang telah diraih dan memperkuat komitmen memberikan pendidikan terbaik.
“Sepuluh tahun perjalanan sekolah bukan sekadar bertambahnya usia. Satu dekade merupakan kesempatan untuk melihat kembali perjalanan yang telah dilalui, mensyukuri setiap capaian, sekaligus meneguhkan langkah menuju masa depan,” ujarnya.
Salah satu fokus pengembangan yang ditonjolkan dalam momentum tersebut adalah penguatan budaya literasi dan kreativitas.
Dalam acara tersebut sekolah juga meluncurkan karya siswa dan guru lewat Perpustakaan Sekolah “Aksara Loka”, serta Pusat Studi Literasi Sekolah.
Upik berharap program tersebut tidak berhenti sebagai bagian dari seremoni milad. Namun menjadi uapaya nyata untuk membangun budaya literasi, kreativitas, dan tradisi berkarya di lingkungan sekolah.
Rangkaian Milad Ke-10 telah berlangsung sejak 1 Agustus. Sejumlah kegiatan digelar, mulai dari Tasmi’ Hafalan Al-Qur’an 1 Juz, Kajian Akbar dan Doa Bersama, Focus Group Discussion Pilar Pendidikan, Gerakan Lestari Alam, hingga Tahajud Virtual.
Dalam Gerakan Lestari Alam, sekolah menggelar kampanye pemilahan sampah, penanaman 100 pohon, dan kegiatan konservasi.
Sementara melalui PK Charity, sekolah memberikan hibah 60 set meja dan kursi kepada MTs Muhammadiyah Surakarta.
Puncak milad juga diisi Pawai Milad Satu Dekade yang melibatkan siswa, guru, karyawan, dan alumni. Sekolah turut menggelar pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Ketua Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta Muhammad Ali menilai satu dekade SMA Muhammadiyah PK Kottabarat telah menghasilkan berbagai capaian yang membanggakan.
Baca Juga: SMA Muhammadiyah Al Khauzar PK Kartasura, Tonjolkan Program Public Speaking
Pihaknya mendorong sekolah mempertahankan jumlah rombongan belajar (rombel) sembari terus meningkatkan kualitas layanan dan prestasi siswa.
“10 tahun nampaknya masih begitu singkat untuk kita lalui. Satu dekade ini prestasi yang diukir oleh para siswa sangat membanggakan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Agung Wijayanto menyebut SMA Muhammadiyah PK Kottabarat telah mengirimkan siswa dalam ajang OSN. Sekolah tersebut juga tercatat dalam jajaran 100 besar SMA berdasarkan capaian UTBK.
“Teruslah menjaga mutu dan karakter anak-anak kita. Terus membangun budaya berkarya. Karya yang kita launching ini merupakan praktik baik yang terus kita tularkan kepada sekolah-sekolah lain,” tuturnya.
Memasuki dekade kedua, Upik berharap SMA Muhammadiyah PK Kottabarat semakin unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter Islami, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat. (alf)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com