Mahasiswa UTP Ikuti Bintalfisdis di AAU Jogja, Bekal Hadapi Industri Sawit

Alfida Nurcholisah • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 16:27 WIB
Bintalfisdis di Akademi Angkatan Udara (AAU) Jogja, 28 September hingga 2 Oktober 2026. (Dok. Humas UTP).
Bintalfisdis di Akademi Angkatan Udara (AAU) Jogja, 28 September hingga 2 Oktober 2026. (Dok. Humas UTP).

JOGJA – Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta penerima Beasiswa Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengikuti Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin (Bintalfisdis) di Akademi Angkatan Udara (AAU) Jogja.

Kegiatan berlangsung lima hari, mulai 28 September hingga 2 Oktober. 

Tercatat 1.535 mahasiswa penerima Beasiswa BPDP dari enam perguruan tinggi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta ambil bagian dalam kegiatan ini.

Bintalfisdis jadi bekal mahasiswa untuk memperkuat kedisiplinan, ketahanan mental dan fisik, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama sebelum memasuki dunia profesional.

Baca Juga: Nestapa 100 Guru PPPK di Solo, Belasan Tahun Mengabdi Tak Kunjung Alih Status

Dewan Pengawas BPDP Dida Gardera mengatakan, industri kelapa sawit membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik.

Selain itu, juga harus memiliki mental dan karakter kuat.

“Sawit ini bukan hanya komoditas penting di dalam negeri, tetapi juga mempunyai peran di pasar internasional. Karena itu, kami membutuhkan SDM yang kompetensinya baik, mentalnya kuat, fisiknya baik, dan disiplinnya juga baik,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UTP Winarti mengatakan, kegiatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja.

Baca Juga: Peringati HUT Ke-81 TNI, Pelajar Di Solo Adu Kompak Lomba PBB

“Kami berharap mahasiswa UTP yang mengikuti kegiatan ini dapat membawa pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama Bintalfisdis ke lingkungan kampus maupun ketika nantinya memasuki dunia kerja. Mereka harus siap menjadi SDM yang kompeten sekaligus memiliki karakter yang kuat,” katanya.

Menurut Winarti, penerima Beasiswa BPDP tidak hanya dituntut berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan sektor perkebunan.

Dukungan UTP ditunjukkan melalui kehadiran jajaran pimpinan universitas dalam upacara pembukaan Bintalfisdis di AAU Jogja. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
bintalfisdis aau jogja UTP industri sawit mahasiswa