RADARSOLO.COM – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo memborong tujuh penghargaan dalam final Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah Season 5 (OSMJT 5) 2026.
Berupa 3 emas, 2 perak, 1 perunggu, serta 1 predikat merit atau finalis.
OSMJT 5 digelar di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu (10/10).
Kompetisi ini diikuti ratusan peserta se Jawa Tengah.
Baca Juga: UTP Solo Resmi Buka Prodi S2 Magister Manajemen, Angkatan Pertama Diisi 15 Mahasiswa
Di ajang tersebut, SD Muhammadiyah PK Kottabarat mendulang tiga emas dari cabang Bahasa Inggris dan ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab).
Di cabang Bahasa Inggris, Dahayusasikirana Hadinoto meraih peringkat kedua, sedangkan Danendra Maheswara Hadinoto menempati peringkat kelima.
Kemudian Saafia Kamilah Sisna meraih emas di cabang ISMUBA, dengan menempati peringkat ketiga. Attiyah Dzikirya di cabang yang sama memperoleh predikat merit/finalis pada peringkat ke-27.
Dua medali perak diraih Sausan An Nazifa di cabang Bahasa Inggris dengan peringkat keenam.
Baca Juga: Setelah ISI Giliran UNS, Tahir Solo Museum Getol Fasilitasi Karya Akademisi
Serta Adhiguna Harimurti Widodo di cabang IPA yang menempati peringkat ketujuh.
Adapun medali perunggu disumbangkan Shuneal Ghaaziy Ul Haq dari cabang Matematika dengan peringkat ke-21.
Koordinator Bina Talenta dan Prestasi SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Retno Indriyanti mengapresiasi perjuangan para murid, guru pembimbing, dan orang tua yang mendukung proses persiapan hingga kompetisi.
“Alhamdulillah capaian ini berkat kedisiplinan, ketekunan berlatih, serta sinergi kuat antara murid, pembimbing, dan orang tua,” jelas Retno.
Baca Juga: Final DBL Central Java Championship Series: SMA Kalam Kudus Siap Jegal Ambisi Tritunggal
Menurut dia, capaian tersebut menjadi bukti upaya sekolah dalam membina potensi akademik dan karakter murid secara berkelanjutan.
Pembinaan dilakukan melalui berbagai bidang, mulai dari sains dan bahasa hingga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Retno berharap prestasi tersebut dapat memotivasi murid lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan melalui berbagai kompetisi.
Selain mengejar prestasi, para murid juga diharapkan tetap rendah hati dan tidak cepat berpuas diri. (alf/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo