Program Kidung Demokrasi KPU Sukoharjo Susuri Pasar Tradisional, Begini Suasananya

Iwan Kawul • Dipublikasikan Selasa, 22 Oktober 2024 | 19:47 WIB
Sri Aji, maskot Pilkada Sukoharjo 2024 bersama tim KPU Sukoharjo beraksi di sejumlah pasar tradisional, Selasa (22/10/2024).
Sri Aji, maskot Pilkada Sukoharjo 2024 bersama tim KPU Sukoharjo beraksi di sejumlah pasar tradisional, Selasa (22/10/2024).

RADARSOLO.COM- Program Kidung Demokrasi digeber KPU Sukoharjo, Selasa (22/10/2024). Kali ini menyasar pasar tradisional.

Mulai dari di Nguter, Tawangsari, Bulu, Weru, dan Polokarto selama 4 hari, yakni 22-25 Oktober 2024.

Kegiatan tersebut melibatkan Sriaji, maskot Pilkada Sukoharjo 2024.

Sriaji berjalan menyusuri sela-sela lapak untuk mengajak para pedagang dan pembeli menggunakan hak pilihanya pada Pilkada, Rabu 27 November 2024.

“Melalui Kidung Demokrasi, kami ingin masyarakat lebih dekat dengan Pilkada. Bukan hanya sebagai sebuah proses politik, tapi juga sebagai sarana bagi rakyat untuk berperan dalam menentukan arah daerah kita,” terang Murwedhy Tanomo, komisioner KPU Sukoharjo, Selasa (22/10/2024).

“Demokrasi itu indah, seperti kidung yang mengalun merdu, menciptakan harmoni dan kesejahteraan bagi semua,” lanjutnya.

Dalam setiap sosialisasi Pilkada 2024, Sriaji, tak hanya menebar senyum. Tetapi juga mengingatkan warga untuk telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Bagi mereka yang harus pindah memilih karena alasan tertentu, diberikan penjelasan lengkap tentang prosedur Pindah Memilih, sehingga hak suara tetap terjaga.

Sosialisasi Pilkada 2024 yang dikemas dalam Kidung Demokrasi tersebut menggabungkan unsur tradisi dengan modernitas.

“Mari kita jaga semangat kebersamaan ini, seperti menjaga cinta di hati. Setiap suara begitu berarti, setiap pilihan adalah harapan bagi masa depan kita,” kata Murwedhy.

KPU Sukoharjo berharap partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 semakin meningkat.

Baca Juga: Penganiaya Santri di Sukoharjo Divonis 7 Tahun Penjara, Begini Reaksi Keluarga Korban

Pilkada bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi juga cara mencintai daerah dengan memberikan suara untuk masa depan yang lebih baik. (kwl/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
pasar tradisional sosialisasi sriaji kpu sukoharjo Maskot Pilkada