Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ikut Nyalon Pilkada Sragen, Sigit Pamungkas Rampungkan Pendaftaran di PKS dan PKB

Ahmad Khairudin • Kamis, 6 Juni 2024 | 03:39 WIB
Sigit Pamungkas (tiga dari kanan) menyerahkan berkas pendaftaran bacabup ke kantor DPC PKB Sragen, Rabu (5/6). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Sigit Pamungkas (tiga dari kanan) menyerahkan berkas pendaftaran bacabup ke kantor DPC PKB Sragen, Rabu (5/6). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Mantan Komisioner KPU RI Sigit Pamungkas menyerahkan berkas pendaftaran bacabup yang ditujukan pada dua partai politik (parpol) pada Rabu (5/6). Di sela upaya mendapatkan rekomendasi, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) ini menyoroti pertanian di Bumi Sukowati.

Sigit Pamungkas mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (bacabup) di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Rabu pagi. Berkas pendaftarannya itu diterima Ketua DPD PKS Sragen Rochmad Tejo Kuncoro. Sore harinya Sigit merampungkan berkas di DPC PKB Sragen dan diterima sejumlah pengurus parpol.

Terkait pandangannya perihal pertanian, Sigit mengatakan punya visi dan misi untuk menyejahterakan petani. Mengingat Sragen adalah lumbung pangan nomor dua di Jawa Tengah.

”Sragen sebagai lumbung pangan itu harus memastikan para petaninya sejahtera. Apa gunanya sebagai lumbung pangan tapi para petaninya tidak sejahtera,” kata Sigit.

Untuk memastikan petani sejahtera, salah satu faktornya adalah harga gabah di tingkat petani yang tidak boleh rendah dan harus menguntungkan petani. Selain itu, para petani juga harus dijamin ketersediaan pupuknya.

”Pupuk harus dipastikan ada dan petani tidak boleh kesulitan dalam mencari pupuk. Bahkan pupuk subsidi harus ditambah jumlahnya. pupuk harus tersedia bagi petani,” jelasnya.

Sebagai bupati juga harus bisa mengambil inisiatif terkait kebijakan di daerah. Seperti kemungkinan membeli gabah di tingkat petani ketika harganya jatuh.  Sehingga petani tidak rugi. Juga bisa mendorong setiap aktifitas yang dilakukan PNS/ASN harus memakai beras dari petani lokal.

”Terkait Sragen sebagai lumbung pangan, petani harus sejahtera tidak boleh menderita. Akan percuma kalau lumbung pangan tapi petaninya tidak sejahtera,” tegasnya.

Dia menilai kemungkinan subsidi daerah bisa dilakukan. Hal itu bisa menjadi alternatif yang bisa diambil sebagai kebijakan sebagai bupati. Intinya kebijakan yang memastikan petani tidak menderita dan bisa menikmati keuntungan yang lebih dari proses produksinya.

”Saya tentu akan bertemu dan berkomunikasi, mendengarkan apa yang menjadi aspirasi petani,” jelas dia. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#asn #pilkada sragen #Bacabup #pns #partai politik (parpol) #Sigit Pamungkas #PKS #sragen #pertanian #petani #pkb